Rabu, 27 April 2016, 12:52

Pencari Kerja, Baca Ini…

Sering kali, pencari kerja gagal menjawab pertanyaan dalam wawancara kerja. Padahal, ini salah satu penentuan apakah Anda diterima atau tidak di perusahaan tersebut. Selain karena kurang persiapan, kendala mental seperti gugup, nervous dan gelisah saat diwawancara, banyak orang tersandung dan gagal. Tulisan ini setidaknya membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja. 

1. Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri?

Contoh jawaban yang tepat:

Latar belakang pendidikan telah mempersiapkan diri saya untuk menjadi konsultan keuangan yang terbaik yang pernah ada. Baik, akan saya ceritakan secara rinci bagaimana saya mempersiapkan diri saya. Saya adalah sarjana lulusan perguruan tinggi dengan jurusan akuntansi dan keuangan pada universitas X . Saya menguasai teori mengenai investasi dan juga pengalaman kerja di danareksa selama 2 tahun. Kedua hal itu telah mempersiapkan saya secara matang pada pekerjaan ini.

  2. Coba ceritakan tentang diri anda

Ceritakan tentang diri anda, tetapi bukan kisah hidup anda

Berikan penjelasan singkat seperti pendidikan, target jabatan yang  latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan posisi yang anda inginkan.

3. Apa kelebihan yang anda miliki?

Jika membicarakan tentang kelebihan, hal ini tergantung pada jenis pekerjaan yang anda lamar.

4. Apa kelemahan anda?

Pilihan jawaban untuk menjawab pertanyaan mengenai kelemahan diri:

a. Ungkapkan kelemahan anda sebagai suatu hal yang positif :

"Saya terkadang tidak sabar dan hal itu membuat saya bekerja menjadi berlebihan."

" Ketika saya memulai suatu pekerjaan, saya biasanya lupa untuk beristirahat makan siang.”

" Karena saya perfeksionis. Saya selalu menemui kesulitan dalam hal bekerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, karena saya khawatir orang lain tidak dapat menyelesaikan nya sebaik saya."

Catatan : ungkapan perfeksionis sudah terlalu sering di ungkapkan.

b. Kemukakan kelemahan anda dalam suatu bidang dan juga berikan penyelesaiannya : "Saya mempunyai masalah dengan pengucapan, jadi saya terbiasa membawa kamus sebagai pegangan."

c. Pilihan lain :

Berikan alasan yang sederhana kepada pewawancara bahwa tidak ada kelemahan anda yang akan membuat hasil pekerjaan anda tidak maksimal. Beri pernyataan bahwa kelemahan anda itu adalah suatu kesalahan dan anda telah belajar dari kesalahan itu dan telah belajar untuk mengatasinya.

5. Dimana anda ingin berada dalam 5 (atau 10 atau 15) tahun lagi?

6.Apa yang anda inginkan dalam hidup anda ?

Ungkapkan secara halus pertimbangan ketika merespon pertanyaan jenis ini :

Kejujuran/ambisi/keinginan anda untuk bekerja pada perusahaan

Hindari jawaban yang seakan-akan perusahaan itu milik anda. Jangan mengungkapkan secara keseluruhan akan hal yang menyangkut pribadi ( seperti pernikahan, keluarga), namun fokus pada tujuan anda secara professional.

Contoh respon terhadap pertanyaan di atas :

Untuk anda ketahui bahwa saya adalah orang yang tepat untuk mengisi jabatan yang ditawarkan. Dan jika dalam masa mendatang nanti saya dicalonkan pada posisi yang lebih tinggi, maka saya tidak akan melewatkan nya.

ATAU : " Saya mengharapkan untuk tetap berada dalam perusahaan dan dalam 5 tahun kedepan saya akan membuat perubahan besar dalam perusahaan ini." ATAU: "Saya ingin menjadi yang terbaik dalam perusahaan ini sebagai__________."

7. Pernahkah kau mempunyai konflik dengan pimpinan atau pengajar  mu?Pewawancara akan melihat apakah anda adalah seseorang yang berkualitas atau calon pegawai yang biasa-biasa saja. Jangan jatuh kedalam jebakan. Dan jika anda benar-benar TIDAK pernah mempunyai masalah, ceritakan bagaimana mengatasi jika anda bertemu dengan masalah.

8. Apa alasan perusahaan kami menggaji anda?

Ceritakan apa yang membedakan anda dengan kandidat lain.

Ungkapkan dengan jelas bahwa kemampuan anda dapat memenuhi kebutuhan dari perusahaan.

9. Bagaimana anda menggambarkan pekerjaan impian anda ?

Gambaran tentang pekerjaan impianmu harus tergambar tidak jauh berbeda dengan pekerjaan yang kau lamar sekarang.

10. Apakah anda memilih bekerja pada pencarian informasi atau dengan  bekerjasama dengan orang-orang?

Biasanya pewawancara menjelaskan tentang pekerjaan dan kekuatan pada tiap bagian pekerjaan.

Jangan membuat diri anda terlihat lemah pada bidang tertentu

11. Kriteria apakah yang harus dimiliki untuk menjadi pimpinan yang sukses?

Pertanyaan itu biasanya mempunyai 2 tujuan : Bagaimana anda mengatasi dirimu dengan manajemen. Bagaimana anda melihat dirimu sendiri sebagai seorang pimpinan

12. Apakah latar belakang pendidikan anda mempersiapkan anda pada  jabatan yang anda inginkan?

Gambarkan latar belakang pendidikan anda yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang anda lamar. Berikan contoh nyata, jika memungkinkan.

13. Berapa banyak pelatihan yang akan anda ikuti untuk meningkatkan kualitas kerjamu?

Kata kuncinya adalah produktif. Anda dapat segera produktif. Pastikan ekspresi keyakinan pada dirimu untuk dapat membuat perubahan secepatnya.

14.  Kenapa IPK anda tidak terlalu tinggi?Jangan menyangkalnya dan membuat-buat alasan. Respon anda akan dapat mengubah nilai anda sebagai calon pegawai.

Anda sangat aktif pada olahraga, kegiatan di luar kampus yang menyebabkan penurunan nilai anda, namun hal itu membuat anda senang berkompetisi. Anda bekerja sambilan semasa anda kuliah yang membuat penurunan nilai, namun membuat anda mempunyai pengalaman tentang pekerjaan.Anda membuat beberapa kesalahan, dan anda telah belajar dari kesalahan itu dan menjadikan kesalahan itu sebagai pengalaman anda.

Tell Me About Yourself ( Jelaskan latar belakang Anda )

Ini adalah pertanyaan yang paling sering dilontarkan dalam wawancara kerja : Ceritakan mengenai diri anda. Tentu saja, respon anda terhadap pertanyaan ini akan menentukan seperti apa pertanyaan – pertanyaan berikutnya.

Lana, seorang staff customer service , menceritakan kegagalannya menjawab pertanyan ini. Saat ditanya, ia menjawab, "Saya baru tiga bulan di kota ini Saya di sini karena suami saya dipindahtugaskan di kota ini. Saya tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan suasana baru di sini, bahkan saya merasa sangat bersemangat untuk kembali berkarir. Sebelumnya saya bekerja di divisi customer service selama 2 tahun. Saya melamar di perusahaan ini untuk mendapatkan peluang mengembangkan karir. Sepintas, jawaban ini sepertinya “ideal” karena Lana, menjelaskan dirinya sangat mudah beradaptasi dan sangat ingin mengembangkan karirnya. Namun oleh si pewawancara, jawaban Lana diartikan sebagai berikut : Pindah ke kota ini karena ikut suami. Dengan demikian ada kemungkinan, sewaktu-waktu, di saat suaminya dipindahtugaskan lagi, maka dia akan meninggalkan perusahaan ini. Dia menceritakan memiliki pengalaman selama 2 tahun di divisi customer service, tetapi tidak menjelaskan : di bidang industri apa, dan apa saja yang telah ia capai.Dia mencari perusahan yang memberikan kesempatan untuk berkembang. Dengan demikian, jika dia sudah diterima di sini, kemudian ada tawaran dari perusahaan lain, akankah ia tetap di sini atau pindah ?

Rahasia sukses dalam merespon pertanyaan ini adalah dengan memfokuskan diri, meyusun “naskah” , dan berlatih.Mulailah berpikir mengenai apa yang diinginkan sang pewawancara tentang diri anda

1. FOKUS

Buatlah daftar yang berisi lima kekuatan yang anda miliki dan itu berkaitan dengan pekerjaan tersebut ( pengalaman, keahlian, karakter , dan lain-lain) Seharusnya yang menjadi point dalam jawaban Lana adalah rincian pengalaman di bidang customer service,bahwa ia memiliki kemampuan menjalin dan mempertahankan customer relationship, membuat follow up, dan memenuhi deadline

2. MENYUSUN “NASKAH”

Susunlah “naskah” mengenai informasi apa saja yang ingin anda sertakan dalam wawancara tersebut. Mulailah dengan membica-rakan pengalaman dan sukses yang pernah anda raih. Contoh : Saya sudah bekerja di bidang customer service industri selama 2 tahun.Tugas utama saya menangani panggilan telefon untuk industri high tech.Salah satu alasan saya senang bekerja di bidang ini karena saya menemukan tantangan dan di bidang ini pula saya bisa berinteraksi dengan banyak orang. Terakhir, saya berhasil menjalin customer relationship dengan beberapa pelanggan utama , dan itu meningkatkan penjualan perusahaan sebanyak 30% selama beberapa bulan.

Jika anda seorang fresh graduate, anda bisa menceritakan pengalaman berorganisasi atau kepanitiaan tertentu di kampus yang menjelaskan tentang leadership, manajemen, dan kemampuan anda bersosialisasi. Seterusnya, jelaskan mengenai kekuatan dan kemampuan anda : Contoh : Saya sangat memperhatikan detil , mampu membuat follow –up , dan memenuhi deadline.Pada saat saya berkomitmen untuk melakukan sesuatu, saya dapat menjamin itu dapat dilakukan dan tepat waktu. Jangan lupa menambahkan gambaran mengenai ambisi atau keinginan anda saat ini : Contoh : Yang saya inginkan adalah bergabung dengan perusahaan yang mengutamakan customer relationship, dimana saya bisa bekerja dalam tim yang memberikan kontribusi positif untuk tingkat penjualan dan juga kepuasan pelanggan.

3.LATIHAN

Setelah menyusun “naskah”, anda harus berlatih sehingga anda bisa menjawab dengan baik, tanpa terdengar kaku atau seperti menghafal sesuatu.Jika pewawancara tidak melontarkan pertanyan ini kepada anda, mungkin anda bisa memasukkan “naskah” ini untuk lebih menekankan kepada pewawancara mengenai apa yang bisa anda berikan kepada perusahaan. Dengan demikan anda bisa “menjual” diri anda dengan baik pada saat wawancara ***