Jumat, 20 Mei 2016, 11:50
Tips & Trik

Cara Jitu Mengerem Biaya Operasional Mobil

Sama seperti kebutuhan lain, anggaran transportasi keluarga harus diirit. Termasuk operasional mobil yang banyak merugikan isi kantong. Kalau bisa hemat sedikit saja, tak cuma isi kantong yang selamat, tapi mobil Anda bisa terus awet muda.

Belajar berhemat untuk urusan biaya operasional mobil? Ah, semua pemilik mobil termasuk Anda pasti sudah tahu. Kalau kantong keluarga mau selamat ya harus melakukan pengiritan. "Saran yang terdengar remeh, klise dan tak perlu diajarkan," kata sebagian yang sinis akan kesederhanaan.

Di Indonesia, kebiasaan berhemat baru bisa dilakukan jika seseorang benar-benar sudah kronis dan terpuruk dalam kubangan penderitaan. Misalnya saat ditimpa krismon dan melangitnya harga BBM. Bagaimanapun, naik atau tidaknya harga BBM, penghematan atau efisiensi itu tetap penting. "Buat mobil, karena salah satu syarat agar mobil kita tahan lama adalah perawatan dengan berhemat di segala ha1," terang Rudi Kurniadi, Pemimpin Redaksi Mobilmotor.

Pos-pos efisiensi
Mulailah dari diri sendiri. Jargon ini selalu dianggap menjadi solusi paling bijaksana. Membatasi penggunaan AC dalam mobil terbilang cukup efektif, tapi masih banyak tips praktis untuk membuat kantong Anda relatif tetap aman dan nyaman.

Apa saja? Anda bisa membeli mobil yang terbukti hemat dan irit BBM, atau cegah pemakaian yang tidak perlu, kalau jenis mobil Anda tergolong boros. BBM yang digunakan juga harus sesuai dengan spesifikasi mesin yang telah ditentukan," saran Rudi.

Bila memungkinkan, pilihlah rute yang paling pendek. Kalau bisa, hindari kemacetan untuk menghemat BBM. Tapi jangan mentang-mentang harga BBM naik, Anda jadi malas memeriksakan mobil ke bengkel untuk menekan biaya.

"Ini keliru. Bawa mobil Anda ke bengkel untuk servis rutin sesuai dengan jadwal regulernya. Servis yang dilakukan teratur membuat mobil bekerja baik sehingga bisa mencegah pemborosan," saran Safir Senduk, perencana keuangan populer.

Kebiasaan merawat mobil ternyata bisa menekan biaya operasional. Misalnya, mesin mobil yang tidak di-tune up akan menyerap bensin 10-20 persen lebih boros dari yang rajin dirawat. Intinya, pastikan mobil menda pat perawatan sesuai jadwalnya.

Cara lain, mungkin ada yang sepakat kalau bengkel resmi tidak harus selamanya menjadi pakem rujukan Anda, karena harga yang terbilang mahal dibandingkan bengkel biasa.

"Saran saya, sebaiknya mencari bengkel yang mekaniknya Anda kenal akrab dan dinilai berpengalaman dan profesional dalam merawat mobil Anda," 
Tapi, untuk beberapa kondisi tertentu memanfaatkan bengkel resmi juga bagus. Dan jangan lupa untuk menyimpan catatan perawatan mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Pasalnya, catatan ini akan sangatberguna kelak bila mobil akan dijual kembali.

Bagi Anda yang suka memasang aksesori tambahan yang membuat beban mobil makin berat, lebih baik pensiunkan dulu. Begitu juga dengan Anda yang suka membawa masuk benda-benda berat yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

Oh ya! Ini juga berlaku bagi bagasi tambahan di atap mobil (roof rack/ roof box). Gunakan bagasi atap bila dalam kondisi terdesak saja. Bobot mobil yang ringan membuat kerja mesin semakin ringan. Karena itu, bisa membuat mobil Anda panjang umur.

Perhatikan tekanan angin pada ban Anda. Ban yang kempis akan memperbesar gesekan, menghambat laju mobil dan otomatis akan membuat BBM boros. Karena itu, pastikan selalu, bahwa tekanan angin pada ban Anda sesuai dengan rekomendasi pabrik biar kantong tidak ikut-ikutan kempes.

Penghematan sesungguhnya bukan lagi merupakan perkara yang sederhana, tapi dia sudah menjadi bagian dari sebuah seni yang selalu menuntut kreativitas dari sebuah objek.