Senin, 08 Agustus 2016, 12:34

Wanita Pekerja Cafe Tewas di Kamar 203 Wisma Mitra Inn Batuaji

POSMETRO.CO: Seorang wanita pekerja kafe, yang belakangan diketahui bernama Fira, diperkirakan berumur 30 tahun, ditemukan tewas di dalam kamar Wisma Mitra Inn nomor 203 kawasan Aviari, Kecamatan Batuaji. Petugas lalu mengevakuasi jenazah ke RS Badan Pengusahaan Batam di Sekupang.

Informasi yang dirangkum Posmetro, Fira sendiri sudah empat hari menginap di kamar 203 Mitra Inn. Keseharian wanita ini bekerja di tempat hiburan malam, tepatnya di Cafe Lupa Lelah Club (LLC) yang masih berada di seputaran Aviari.

"Fira sendiri menginap di Wisma ini dengan cara membayar per hari, dia sudah empat hari nginap di sini," ucap seorang pekerja Wisma Mitra Inn.

Hingga, Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 03.00 WIB, usai bekerja dari LLC, Fira langsung pulang ke Mitra Inn. Dalam satu hari itu, Fira tidak pernah keluar lagi dari dalam penginapan.

"Setiap harinya, Fira harus membayar uang penginapan. Sabtu malam, petugas ingin meminta bayaran kamar tempat Fira menginap. Namun Fira tidak menyahut dari dalam kamarnya," kata petugas wisma yang tak mau disebut namanya.

Karena tak ada jawaban dari dalam ruangan, petugas pun langsung menginformasikan hal itu kepada rekanya yang lain. Bersama dengan petugas wisma lain, pintu penginapan Fira pun digedor, tapi tak ada juga jawaban.

Lantaran tak ada jawaban, akhirnya petugas penginapan mendobrak paksa pintu penginapan nomor 203 itu. Begitu pintu terbuka, petugas terkejut setelah melihat Fira sudah tak bernyawa lagi.

Kapolsek Batuaji, Kompol Andy Rahmansyah melalui Ajun Komisaris M. Said, Kanit Reskrim Polsek Batuaji, membenarkan adanya penemuan jenazah itu. Bahkan saat penemuan jenazah wanita itu, polisi tidak menemukan identitas korban.

"Informasinya kami ketahui dari karyawan Wisma Mitra Inn hari Sabtu sekitar pukul 22.30 WIB. Mengetahui kejadian itu, jajaran Polsek Batuaji langsung melakukan olah TKP dan dibantu dengan Tim Inafis Polresta Barelang," kata M. Said.

Menurut dia, ketika pihaknya melakukan olah TKP, polisi menemukan minuman keras yang berada di sekitar tubuh korban. Saat itu, korban mengenakan celana jins dengan posisi terlentang di atas kasur.

"Sekilas dilihat, korban tidak mengalami luka kekerasan. Namun untuk selanjutnya, kita masih menunggu hasil visum dari RSOB. Kita belum bisa banyak komentar sebelum hasil visum itu keluar," kata M. Said.

Setelah memeriksa saksi saksi, M. Said juga mengatakan sebelumnya Fira sering kedatangan tamu. Namun sejauh ini, kasusnya masih selidiki oleh jajaran Polsek Batuaji. "Empat hari terakhir, korban masih bekerja di salah satu tempat hiburan malam yang berada di sekitar Aviari. Korban juga selalu pulang subuh usai bekerja di tempat hiburan itu," tutup M. Said. (jho)