Jumat, 12 Agustus 2016, 11:28

Kepri Ibarat Penyanyi yang Bersuara Merdu

POSMETRO.CO : Kementerian Pariwisata, saat ini sedang melakukan Uji Publik Branding dan Sosialisasi Brand Destinasi Kepulauan Riau. Melalui Dinas Pariwista Provinsi Kepri, pemerintah berusaha mensosialisasikan, wisata-wisata di Kepri, dan berbagai event serta hal-hal menarik lainnya. Jumat (12/8), acara ini akan digelar selama 3 hari, sejak tanggal 11, sampai 13 Agustus.

Dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepri, Guntur Sakti, brand activity diperlukan, sebagai proses lanjutan dari branding Kepri yang sudah ada.

"Itu ibarat seorang penyanyi yang memiliki suara merdu, namun ia tidak pernah tampil di atas panggung, Kepri itu spirit, tinggal bagaimana mengkampanyekannya," tambahnya.

Ditegaskan Guntur, di antara 10 provinsi kepulauan yang ada di Indonesia, Kepri memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri. Salah satunya adalah enam pintu masuk atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang dimiliki provinsi ini di Pulau Batam, Bintan, dan Karimun.

Keunggulan cross border tourism itulah yang menjadikan Kepri sebagai pintu masuk terbesar ketiga di Indonesia. Tercatat 40% wisatawan mancanegara  masuk melalui Jakarta, 30% Bali, dan 20% Batam. Sedangkan 10% sisanya tersebar di pintu masuk lain selain ketiga kota tersebut.

"Ini yang harus kita tunjukan. Harus kita sosialisasikan," jelasnya.

Keunikan Kepri lainnya, adalah persoalan nama. Dalam kegiatan Uji Publik Branding dan Sosialisasi Brand Destinasi Kepri, Guntur bertekad besar konteks domestik masyarakat benar-benar mengenal Kepri sebagai sebuah unggulan destinasi pariwisata. 

"Saya ingin semua orang bisa persis melafalkan Kepri. Penyebutan nama Kepulauan Riau harus dibiasakan dan dikemas dengan kata Kepri," kata Guntur, lagi.

Namun demikian tambahnya, bila Kementerian Pariwisata melihat nama Riau Islands memiliki kekuatan dalam memasarkan kepariwisataan Kepri di mancanegara, maka hal itu dirasa tak ada masalah. 

"Saya rasa, terminologinya sama dengan penggunaan brand Wonderful Indonesia untuk promosi di mancanegara, dan Pesona Indonesia untuk pasar domestik," pungkasnya. (iik)