Sabtu, 27 Agustus 2016, 13:36

Nurdin Basirun Ajak Singapura Investasi di Kepri

PINANG, PM: Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun,  menjamin bahwa situasi keamanan di  Kepri aman. Maka dari itu, Nurdin, tak segan-segan mengajak pemerintah Singapura untuk terus meningkatkan investasi di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Nurdin, saat melakukan pertemuan singkat dengan Konsul Singapura untuk Batam, Gavin Chay di Batam. Bahkan, kata Nurdin lagi, Kepri aman untuk investor asing. Buktinya, tahun 2016 ini peringatan hari buruh yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, aman dari demonstrasi buruh.

''Jadi, Singapura harus bantu kami untuk mengarahkan para investor asing, agar berinvestasi di Kepri,'' kata Nurdin yang hari itu juga menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya mantan Presiden Singapura S.R Nathan, Jumat (26/8).

Menanggapi permintaan Nurdin, Gavin Chay mengatakan pihak Singapura dipastikan akan terus membantu Kepri dengan mengajak para calon investor asing berinvestasi di Kepri.

Apalagi, menurut Gavin, dekatnya jarak Singapura dan Kepri harusnya bisa membuat investasi di Kepri maju pesat. Kendati demikian, Gavin mengungkapkan juga beberapa hal yang membuat calon investor asing ragu menanam modal di Kepri.

Misalnya, belum adanya kejelasan aturan FTZ dan KEK. Lalu, tumpang tindihnya aturan Pemko Batam dan BP Batam. Tak hanya itu, belum maksimalnya kepastian pengurusan perizinan serta upah buruh Batam yang tinggi.

''Apabila beberapa keraguan investor tersebut terjawab, kami yakin banyak yang datang ke Kepri. Apalagi jarak antara Kepri dan Singapura yang dekat. Hanya saja, beberapa hal di atas membuat investor wait and see,'' jelas Gavin.

Untuk itu Gavin meminta Nurdin segera menindaklanjuti surat dari Menteri Luar Negeri Singapura beberapa waktu lalu, yang mengundang Nurdin secara khusus untuk membicarakan berbagai hal terkait hubungan Singapura dan Provinsi Kepri.

''Kami menyambut baik. Terima kasih untuk undangan tersebut. Sekitar bulan September 2016 ini kami akan ke sana. Saya akan bawa SKPD terkait seperti penanaman modal, pariwisata dan perizinan,'' janji Nurdin.

Ditambahkan Nurdin, ia ingin menegaskan kepada Gavin untuk terus berjuang, termasuk ke pemerintah pusat, agar investasi di Provinsi Kepri meningkat kembali. (aiq)