Senin, 07 November 2016, 22:15

Rencananya Minggu Depan Jembatan Dompak Dibuka

POSMETRO.CO : Kontraktor pelaksana jembatan I Dompak, PT Wijaya Karya (Wika) tbk memastikan, pembangunan jembatan yang menghubungkan pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau dengan Tanjungpinang telah selesai.

Jembatan akan diresmikan setelah dilakukan uji beban (loading Test), oleh Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementeriaan PU dan Pekerjaan Rakyat (PUPR).

Penyelesaian pengerjaan jembatan yang diimpikan oleh mantan Gubernur Kepri, almarhum H Muhammad Sani ini, telah menempuh berbagai rintangan. Salah satunya dengan robohnya konstruksi jembatan pada tiang P7 yang terjadi pada tahun lalu, namun telah diselesaikan setelah mendapat rekomendasi dari KKJTJ.

Jembatan I Dompak yang memiliki panjang 1,600 meter dengan lebar sama seperti jembatan Suramadu, Jatim. Desain bangunan kombinasi bentang PCI girder sepanjang 23 kali 40 meter, box girder sepanjang 260 meter dan balok pelengkung serta slob on pile sepanjang 172 meter. Jembatan ini juga dilengkapi dengan jogging track di bawah lantai dasar jembatan.

Jembatan I Dompak dikerjakan dengan kontrak Multiyers PT.Wijaya Karya, dengan total nilai kontrak Rp 312 Miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2014-2015 Provinsi Kepri , yang penandatanganan kontrak dilakukan pada Mei 2015.

"Pengerjaan ini sudah kita selesaikan tepat waktu. Tetapi saya ingatkan pihak PU (Dinas Pekerjaan Umum) harus melakukan loading test, karena loading test tidak termasuk dalam item pengerjaan kita," kata Manajer Proyek PT Wika tbk, Adhi Prayitno saat menggelar syukuran di Jembatan I Dompak, Sabtu (5/11) sore.

Pada proyek tersebut, kata Adhi, PT Wika tbk sebagai kontraktor pelaksana telah melaksanakan semua item yang tercantum dalam kontrak proyek tersebut, kecuali pengaspalan dan listrik. Namun, selagi masih dalam tahap pemeliharaan oleh kontraktor, pihaknya akan terus melaksanakan rekomendasi berbagai perbaikan yang dimintai oleh pihak PU Kepri tersebut.

"Kalau memang ada perbaikan, akan kita laksanakan seperti ada permintaan dewan untuk memperbaiki jalur, dan mudah-mudahan minggu depan sudah dilakukan loading test," ujarnya.

Dinas PU dan PT Wika tbk serta Konsultan Perencana dan Pengawas, kata Adhi, secara internal sudah melakukan uji beban yang akan dilakukan oleh Tim Independen dari China beberapa waktu lalu yang ditunjuk oleh Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementeriaan PU dan Pekerjaan Rakyat (PUPR).

"Kita tidak main-main. Secara internal kita sudah lakukan uji beban dengan memasukan balok yang beratnya sekitar 100 ton, serta mixer yang beratnya sekitar 25 ton di jembatan ini," ungkapnya.

Menurut Adhi, jembatan yang saat ini ditunggu-tunggu dan jembatan kebanggaan masyarakat Provinsi Kepri  sudah seharusnya diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

"Jembatan ini sepertinya layak untuk diresmikan oleh Presiden, kami kontraktor Wika sudah banyak mengerjakan jembatan, panjangnya 600-700 meter saja di resmikan Presiden seperti di Kalimantan, tetapi harus di aspal dan diberi marka serta PLN dulu," ujarnya.

Sementara itu, PPTK Proyek Jembatan Dompak, Dinas Pekerjaan Umum Kepri, Rodiantara mengatakan, pembukaan Jembatan I Dompak akan dilakukan setelah dikoordinasikan dengan PT Wika tbk, selaku kontraktor pelaksana yang nantinya akan mengedepankan keamanan dan keselamatan. Pembukaan jembatan untuk umum akan dilakukan dari sisi Tanjungpinang dan dilengkapi dengan portal keamanan.

"Animo dan keinginan masyarakat yang ingin melihat langsung kondisi jembatan dan berfoto-foto pun sudah tinggi. Rencananya dua sisi akan kita kasih portal, itu pun kendaraanya kita batasi yakni dibawah 8 ton, mudah-mudahan seminggu kedepan sudah dibuka, itu pun jamnya dibatasi, antara jam 6 pagi sampai jam 6 sore," ujarnya.(bet)