Selasa, 08 November 2016, 11:44

54 TKI Tewas di Batam, Nusron Wahid Dituding Tak Peduli

POSMETRO.CO: Komisi IX DPR RI akan memanggil Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid. Ini terkait tenggelamnya kapal pengangkut Tenaha Kerja Indonesia (TKI) di Perairan Batam. Dalam musibah itu, 54 orang ditemukan meninggal dunia, dan enam orang lagi masih hilang.

Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf Macan Effendi menuding Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusron Wahid kurang peduli terhadap nasib TKI. Sebab, kesan yang muncul justru Nusron lebih sibuk pada urusan pilkada DKI ketimbang nasib TKI. 

Dede mengatakan hal itu terkait insiden tewasnya 54 TKI akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Batam, Kepulauan Riau. Menurut Dede, mestinya Nusron mengutamakan tugas sebagai Kepala BNP2TKI.

"Sebagai politisi tentu dituntut tanggung jawab oleh partai politik masing-masing. Tetapi ketika kita memiliki tugas kepada negara maka itu harus di atas segala-galanya," ujar Dede seperti diberitakan JawaPos.Com, Senin (7/1).

Karenanya politikus Partai Demokrat itu berpesan ke Nusron untuk lebih fokus kepada pekerjaanya sebagai kepala BNP2TKI ketimbang dia menyibukkan diri Pilgub DKI Jakarta. Pasalnya, ungkap Dede, seseorang ketika menjadi pejabat terlebih dahulu disumpah untuk mengutamakan tugasnya ketimbang kepentingan kelompok atau lainnya. "Ini berlaku kepada semua pejabat," tegasnya.

Karenanya Dede menegaskan, komisinya yang membidangi ketenagakerjaan akan memanggil Nusron ketika DPR telah memasuki masa sidang. Bekas wakil gubernur Jawa Barat itu akan mempertanyakan kinerja BNP2TKI terkait tewasnya para TKI yang tenggelam di Batam. "TKI ini kan kejadian kemarin sampai 50 lebih korban meninggal kita ingin tahu sudah sejauh mana," pungkasnya.

Seperti diberitakan, pada Rabu (2/11/2016) kapal yang mengangkut para TKI itu berangkat dari Pelabuhan Johor Bahru, Malaysia menuju Batam, Kepri. Sesampai di Teluk Mergung Tanjung Bemban, Kecamatan Nongsa, Batam, kapal terbalik karena terhempas gelombang. Para penumpang pun akhirnya penumpang berloncatan ke laut. (cr2/JPG)