Sabtu, 03 Desember 2016, 15:30

Wisata Kuliner Jadi Daya Tarik Kepri

 

BATAM, PM: Sektor pariwisata berperan besar bagi perekonomian nasional. Dan, salah satu penyumbang pemasukan yang diperhitungkan yakni wisata kulinernya.

Hal tersebut disampaikan Ketua  Asosiasi Insan Kulinari Indonesia (Indonesia Chef Association) Badan Pengurusan Daerah (BPD) Kepri, M Daniel Sihotang yang baru dilantik, di atrium Nogaya City Walk Batam, Sabtu (3/12).

"Program kita kedepan tentu ingin memajukan industri kuliner dengan blusukan ke daerah-daerah di Kepri. Kita harus menyediakan makanan dan minuman bagi para wisatawan yang berkunjung ke Batam," katanya.

Dijelaskannya, kuliner bisa jadi citra pariwisata Indonesia. Sebagai pelaku dibidang makanan, pihaknya turut membantu pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan wisatawan manca negara (Wisman) yang kebanyakan datang ke Batam ketika libur panjang.

Dengan mengadakan promosi melalui event besar, tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain mencari tempat hiburan dan pusat perbelanjaan biasanya mereka juga mencari makanan.

"Makanan sea food khas Kepri yang sering dicari pegunjung karena harganya lebih murah dari pada negara asalnya," ujar Daniel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan sangat mendukung adanya asosiasi tersebut. Apalagi dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata di Kepri khususnya Batam. Dikatakannya, saat ini pemerintah Kepri mendapat tantangan dari Kemenpar RI untuk dapat menaikkan jumlah wisman di tahun 2017 menjadi 2,5 juta pengunjung.

"Ini strategis yang patut kita acungi jempol. Makanan kuliner ini sebagai daya tarik Kepri. Untuk tahun depan kita akan menggelar event besar yang mampu menarik wisman ke Batam," kata Yusfa. (hbb)