Minggu, 11 Desember 2016, 13:07

Asman Abnur Buka Bandar Baru Li-Ning Championship 2016 

 


BATAM, PM: Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, secara resmi membuka kompetisi bulu tangkis berskala Internasional Bandar Baru Li-ning Open Championships 2016, di gedung olah raga Bandminton Hall, Seipanas, Minggu (11/12). 


"Jangan lagi olahraga dianggap rutinitas. Karena banyak negara menjadi olah raga sebagai daya tarik kunjungan wisman dan mendatangkan dollar ke negaranya," kata Asman.


Mantan anggota DPR-RI ini mengatakan,  Kepri mempunyai potensi yang tinggi untuk menjadi industri pariwisata. Ini terlihat pada kejuaraan bulu tangkis yang diadakan Banda Baru Badminton Hall, dengan diikuti peserta dari tiga negara selama lima hari, dari tanggal 11 hingga 15 Desember nanti. 


"Bisa jadi nanti tahun depan akan bertambah menjadi 10 negara yang mengikuti turnamen ini," ujarnya.


Asman, berharap kepada pemerintah daerah dan BP Batam dapat bersinergi memperhatikan sarana dan prasarana olahraga yang ada di Batam. Seperti halnya studion Temenggung Abdul Jamal, Batam.

"Studion itu jangan hanya sebagai lahan tidur tapi jadikan sarana yang produktif buat olah raga," pesannya.


Sementara, Ketua Panitia kegiatan sekaligus sekretaris umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kepri, Agus Bambang, menuturkan kejuaraan tahun 2016 sudah diadakan ke sepuluh kalinya diikuti kelas putra putri dengan kategori anak-anak, fomula, dan dewasa. 


Dikatakannya, pencapaian jumlah peserta tahun ini sangat luar biasa dari tahun sebelumnya yang hanya 500 orang peserta. 


"Tahun ini antusiasnya luar biasa, rekornya fantasis hampir 800 orang baik klub dan perorangan. Target kita dengan adanya Championships ini kita bisa menemukan bibit potensial dan berprestasi hingga ketingkat nasional," sebutnya. 


Selain dari Indonesia, kata Agus, ada tiga negara yang mengirim utusannya yakni Singapura, Malaysia, dan India. Dengan jumlah keseluruhan peserta 764 orang, tiga negara berjumlah 125 orang, tuan rumah Kepri 297, Sumatera sebanyak 264 orang sedangkan Bali, Jawa dan Indonesia Timur berjumlah 78 orang. (hbb)