Selasa, 27 Desember 2016, 17:33

Pelaku Gadaikan Motor ke Sekuriti

 

POSMETRO.CO: Parizan, Ketua RT 004/RW 14, Batubesar menyebut, DT belum lama ini pernah menumpang di tempat Setiawan, warganya. Memang belakangan ini, ulah DT sempat membuat resah warga. Setelah diusir sama si empunya rumah, DT membuat masalah dengan Ari, sekuriti Perumahan Wahana Mas. “Dia (pelaku) gadaikan motor Yamaha Mio M3 senilai Rp 1,5 juta,” ungkap Parizan didampingi Ari, kepada POSMETRO, Senin (26/12/2016). 

Bebek metik itu, kata Parizan, tidak ada surat-suratnya. “Katanya STNK motor itu dibawa emaknya (Rm) ke kampung,” kata Parizan. Nah merasa iba, lanjut Parizan, Ari pun memberikan uang tunai tersebut dengan catatan ada surat perjanjian. “Ari yang meminta saya untuk jadi saksi di surat perjanjian gadai itu,” terangnya.

Namun setelah lama ditunggu, DT tidak menunjukan sikap baiknya menempati janji untuk menebus gadaiannya. Malah DT berulah lagi. Tepatnya, Jumat (23/12/2016) lalu setelah orang selesalai Jumatan, Ari terperangah setelah melihat motor Mionya yang diparkir di halaman masjid Albarokah di Taman Yasmin hilang. “Motor hilang, di dalam jok ada HP, dompet saya isinya uang tunai Rp 900 ribu serta surat-surat penting,” tambah Ari.

Uang itu, lanjut Ari adalah milik pribadi. Ari mengaku heran, padahal sebelum ditinggal salat, stang motornya dikunci. “Ada warga namanya Edi yang sempat lihat DT bawa motor itu habis
jumatan,” terangnya. Untuk memastikan itu, Ari pun berusaha menghubungi DT. “Ditelepon tak
diangkat, kemudian ditelepon lagi langsung tak aktif,” katanya. Selanjutnya, Ari mengirimkan pesan singkat via SMS. “Kemudian dibalas, dia (DT) bilang ‘emang saya punya surat-suratnya’,” kesal Ari.

Karena merasa ditantang, Ari langsung melapor ke Ketua RT setempat dan langsung mencari tahu keberadaan DT. “Informasinya, malam tadi DT ada di Bengkong sedang main warnet,” jelasnya. Setelah dapat, lanjut Ari, DT langsung dibawa ke Perumahan Wahana Mas. “Di sini kita pegangin, bukan kita ikat. Karena dia memberontak. Lalu kita bawa ke polsek,” pungkasnya. (cnk)