Rabu, 01 Februari 2017, 21:36
Menteri Belum Serahkan ke Presiden

Gubernur Kepri Optimis KEK Bintan-Karimun

POSMTRO.CO: Usulan pengajuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Kabupaaten Bintan dan Pulau Asam di Kabupaten Karimun memerlukan perjuangan panjang.Sebab, menurut pernyataan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution mengatakan bahwa usulan KEK Bintan dan Karimun, belum bisa diserahkan ke tangan presiden.

Beberapa syarat yang harus terpenuhi itu, antara lain untuk kawasan Pulau Asam Karimun adalah perlu adanya revisi status rencana tata ruang Karimun, menyangkut pulau Asam tersebut. 
Sedangkan untuk Kabupaten Bintan disarankan untuk membuat membuat MoU antara DPRD dan Bupati Bintan tentang rencana pemberian fasilitas dan kemudahan. Juga agar membuat izin lokasi dan izin reklamasi.

''Jadi, hasil rapat ini memutuskan bahwa Dewan Nasional KEK menyetujui usulan KEK Arum Lhokseumawe. Dan untuk Bintan dan Karimun baru bisa kita usulkan ke Presiden setelah beberapa rekomendasi tadi dipenuhi,'' kata Darmin saat memimpin sidang Dewan Nasional (DN) KEK pembahasan usulan pembentukan KEK di Arum Lhokseumawe, Bintan dan Karimun, Senin (30/1) di ruang rapat kantor Kemenko Perekonomian Jakarta Pusat.

Sementara tiu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan Galang Batang di Kabupaten Bintan dan Pulau Asam Kabupaten Karimun merupakan dua wilayah di Kepulauan Riau yang menjadi prioritas,  untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menurut Nurdin, bahwa dipilihnya dua kawasan yang 1 di Bintan dan 1 di Karimun itu, untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Kepri.

Sejauh ini, pertumbuhan ekonomi Kepri dinilai masih kurang merata. Bahkan, cenderung hanya berpusat di Batam.

Oleh sebab itu, dengan adanya KEK di Bintan dan Karimun maka bisa menggesa pertumbuhan ekonomi di Kepri, bisa merata.

Kata Nurdin di depan Darmin, Kepri punya mimpi, seharusnya Januari kemarin, regulasi KEK Bintan dan Karimun sudah bisa berjalan. Ternyata semua masih dalam proses pembahasan.(aiq)