Kamis, 02 Februari 2017, 20:26
TINGKATKAN PAD ANAMBAS

Lirik Perusahaan Migas untuk Potensi Pajak

POSMETRO.CO: Minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh Anambas setiap tahunnya, membuat Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra mencari sumber lain. Pontensi pertama yang dilirik pajak perusahaan migas.

Apalagi, dari hasil pertemuan dengan perwakilan perusahaan migas yang ada di Matak, Kecamatan Palmatak, Senin (30/1/17) lalu, pihak perusahaan telah membuka diri untuk menggali potensi pajak pada fasilitas pendukung oprasional yang ada di kawasan perusahaan tersebut. 

"Kami hanya menyampaikan maksud saja. Dalam konteks, koordinasi terhadap potensi pajak yang ada di sana (Matak,red),"kata Wan kepada awak media, Kamis (2/2/2017). 

Dalam peninjauan kemarin, selain membawa Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BUD), Wan juga membawa Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup untuk melihat potensi pajak di sana.

Untuk Plt BUD Anambas, difokuskan pada peninjauan fasilitas penginapan dan sebagainya. Sementara untuk Kadishub, difokuskan pada pemanfaatan bandara khusus Matak untuk penerbangan komersil. Sebab, pihak Medco E&P Natuna Ltd masih memberikan slot time untuk menambah frekuensi penerbangan komersil.  
  
"Di sana kan ada beberapa fasilitas. Apakah bisa kiranya dilakukan pengambilan pajak. Karena kan selama ini penginapan di sana tidak untuk komersial sehingga tidak bisa melakukan penarikan pajak. Tapi untuk lebih jelasnya, langsung saja dengan BUD," jelasnya seraya mengatakan jika respon perusahaan cukup baik.
 
Optimalisasi PAD kini menjadi alternatif Anambas dalam mengurangi ketergantungan transfer dana dari Pusat. Bupati Anambas, Abdul Haris mengatakan, angka ketergantungan dana transfer pusat mencapai 85 sampai 90 persen. "Memang dana transfer dari pusat ke daerah masih menjadi komponen utama dalam APBD. Namun, kami berupaya agar optimalisasi PAD dapat terealisasi," ujar Haris baru-baru ini. (yes)