Selasa, 07 Maret 2017, 14:20

Sedapnya Gonggong Bintan

POSMETRO.CO:  Provinsi Kepulauan Riau memilik aneka ragam makan hasil laut. Salah satu menu favorit dan andalan yang dicari oleh para wisatawan adalah gonggong. 

Nama gonggong ternyata sudah mulai kondang. Bahkan seorang peserta Tour de Bintan 2-17 asal Australia, Jarred Anderson merasa penasaran.
"Ya, saya ingin mencoba kuliner di Bintan. Saya diberitahu teman, ada namanya gonggong. Saya akan menyantapnya usai menjalani even ini," kata Jerred di Lagoi Resort, Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (4/3/2017)

Tapi jangan bayangkan gonggong terkait dengan hewan yang mengonggong. Makanan itu berbahan biota laut khas yang dimiliki oleh Bintan dan disebut Gonggong oleh penduduk setempat. 

Hewan ini sejenis keong atau siput laut yang tak bisa ditemui dengan mudah di laut-laut lainnya. Hanya terdapat di kawasan Bintan. Bentuknya mirip seperti siput dengan rumah besar berwarna putih kekuningan. Saat dimasak, warnanya akan sedikit berubah menjadi putih kecokelatan.

Rasanya tak berbeda jauh dengan kerang ataupun keong darat. Hanya, diperlukan kesabaran untuk memakannya karena tak bisa asal gigit. Pengelola resto Keong Family di Jalan Lintas Barat 38 Bintan, Wagiman mengatakan, memasak gonggong bukan hal sulit.

Gongong cukup direbus selama 10 menit dengan air yang telah dibumbui dengan garam, bawang putih dan serai. Setelah itu, gonggong langsung ditiriskan dan disajikan.

Nah, cara makannya cukup unik. Yakni dengan mencongkel keluar isi keong menggunakan tusuk gigi. Tapi memang butuh perjuangan untuk menikmati enaknya gonggong. “Rasanya enak, makannya memang perlu perjuangan. Kakinya yang keras harus dibuang, jangan dimakan," tutur Wagiman. 

Ada tambahan sambal terasi yang selalu menyertai gonggong rebus. Selain itu, gonggongg bisa dimakan dengan nasi. Rasanya tak akan mengurangi kelezatan gonggong.

Tapi harganya lumayan. Satu porsi gonggong berisi 25-30 butir dibanderol Rp 60 ribu. Tertarik mencoba? Silakan langsung ke Bintan. (dkk/jpnn)