Kamis, 09 Maret 2017, 13:05
Program Gerbangdutas: Dapat Dana Rp476 Miliar

Awas! Ancaman dari Luar

POSMETRO.CO: Menkopolhukam, Wiranto menegaskan, pemerintah sungguh-sungguh dalam percepatan pembangunan pulau terluar di Indonesia. Salah satunya Natuna. Sebab,ancaman dari luar sangat mudah masuk ke Indonesia, karena itu perlu diperkuat.

"Jika wilayah perbatasan ini lemah maka ancaman dari luar sangat mudah masuk ke Indonesia. Maka dari itu perbatasan ini perlu di perkuat," sebut Wiranto dalam kata sambutannya di pertemuan di di Gedung Sri Serindit, Natuna, Rabu(8/3/2017)

Hadir dalam pertemuan itu sejumlah Menteri Kabinet Kerja seperti  Mendagri, Tjahjo Kumolo, Menhan, Ryamizard Ryacudu, Menhub, Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menkominfo, Rudiantara.


 Selain itu terlihat Kasum TNI, Wakasad, Wakasal, Wakasau, Kepala BNPP, Pangdam I Bukit Barisan, pejabat Polri, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. Sementara penjabat Kepri hadir juga Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Bupati Natuna, Hamid Rizal, Wakil Bupati, Ngesti Yuni Suprapti dan sejumlah pejabat lainnya.

Menkopolhukam juga mengatakan kegiatan ini merupakan fase baru dalam percepatan pembangunan nasional terutama di wilayah perbatasan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.  "Gerbangdutas ini seiring dengan nawa cita program Presiden Joko Widodo untuk memajukan Indonesia dimulai dari daerah pinggiran seperti dari desa desa terpencil, terluar dan terdepan NKRI," ungkap Wiranto.

Berkaca dari pengalaman pemerintah dahulu kata Wiranto, yang juga sebagai ketua Bahan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), daerah pinggir itu sering terlupakan. "Oleh karena itu, niat untuk membangun dari pinggiran bukan hanya janji kosong ucapan di bibir saja, akan tetapi betul-betul dibuktikan oleh pemerintahan Presiden Jokowi melalui kementerian dan lembaga negara," ujar Wiranto.

 Gerbangdutas ini sebut Wiranto memiliki nilai strategis terutama dari segi keamanan negara. "Saat ini ancaman negara luar kepada Indonesia bukan melalui perang terbuka lagi, akan tetapi sudah berubah kepada perang neo kapitalis, liberalisme dan beberapa aspek kehidupan. Seperti narkoba, teroris, radikalisme, dan lainya. Oleh karena itu daerah perbatasan perlu dijaga, diperkuat dan perhatikan dan disejahtera kan," kata Wiranto.


 Perbatasan Indonesia sebut Wiranto harus diperkuat dari semua aspek. Baik dari segi budaya, sosial, ekonomi, pertahanan hingga infrastruktur. Kemudian masalah keadilan sambung  Wiranto lagi, semua kementerian bersinergi untuk memajukan dan meningkatkan perekonomian di daerah perbatasan.

Sementara itu Kepala BNPP, Hadi Prabowo mengatakan khusus untuk Kabupaten Natuna dialokasikan dana senilai Rp476 miliar. "Ke depannya tak ada lagi daerah tertinggal dan terpencil," ujar Hadi Prabowo.(maz)