Kamis, 25 Mei 2017, 19:42
Rapat Sampai Dinihari

Gubernur: Kita Harus Bergerak Cepat

POSMETRO.CO-KARIMUN: "Akan ada penyesalan kalau tiap tahun tak ada perkembangan dan progres pembangunan. Saya ingin memastikan semuanya berjalan sesuai perencanaan." 

Ucapan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun itu disampaikan dalam rapat sejumlah OPD di Kediaman pribadinya, Kawasan Bukit Senang, Karimun, Rabu (24/5/217) malam.

Nurdin memimpin rapat usai Isya hingga pukul 01.15 dini hari. Hadir pada pembahasan proyek strategis itu Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum, Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala Bapelitbang Naharuddin, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Perindag Burhanuddin, Kadis Perhubungan Jumhur, Kadis Pendidikan Arifin Nasir, Kadis Perumahan dan Pemukiman Heru Sukmono, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ahmad Izhar, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi serta Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan.

Satu per satu infrastruktur yang menjadi proyek strategis dibedah Nurdin. Karena Nurdin tak mau apa yang telah direncanakan tidak selesai. Apalagi, misalnya, hanya tertinggal pancangnya saja.

"Itu akan menjadi keberhasilan kita bersama. Seperti pesan Presiden, harus fokus dan cepat," kata Nurdin.

Evaluasi proyek strategis ini dilakukan, karena Gubernur ingin anggaran yang dikucurkan tepat sasaran. Sebab tiap rupiah yang dikeluarkan harus memberi manfaat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Demikian juga waktu penyelesaian pekerjaan, semua harus sesuai perencanaan. Kondisi Kepri yang berpulau-pulau, cuaca yang juga ikut mempengaruhi distribusi bahan bangunan juga harus diperhitungkan. Karena itu, Nurdin menegaskan lelang harus dipercepat untuk anggaran tahun 2018.

"Waktu berjalan terus. Kita harus bergerak cepat," kata Bupati Karimun dua periode ini.

Selain infrastruktur, Gubernur sangat fokus pada pembangunan sumberdaya manusia. Para hafiz hafizah bakal diberi beasiswa untuk pendidikan untuk tenaga medis dan para medis.

Anak-anak juga harus didorong untuk menjadi entreprenuer dan lebih kreatif. Untuk SMK, misalnya, ada produksi yang selesai seperti mobil Esemka di Solo.

Demikian juga di sektor kesehatan, Gubernur ingin masyarakat Kepri menikmati layanan kesehatan yang prima.

Dalam pada itu, Sekdaprov Arif menambahkan, jika pekerjaan itu sudah dimulai, maka harus tuntas tepat waktu. Apalagi untuk proyek strategis ini, semuanya harus tepat waktu.(*)