Selasa, 06 Juni 2017, 14:59

Terlilit Utang, Pemuda Malaysia Nekat Ancam Bunuh Warga Belian

POSMETRO.CO-BATAM: Pemuda bernama Mohammad Ariff bin Abdul Kadir, menjelang berbuka puasa, nyaris menjadi bulan-bulanan warga sekitar Kampung Belian di Batamcentre, Senin (5/6/2017). 

 Aksi Abdul akrab sapaannya itu sempat membuat warga cemas. Dia nekat menodongkan senjata tajam kepada Juni Ermawati, ibu rumah tangga yang menghuni ruko Pesona Niaga Blok A Nomor 6, Kampung Belian Batamcentre. 

Abdul mengancam akan melukai korban jika tidak menyerahkan uang tunai sebesar Rp5 juta kepadanya. Beruntung teriakan Ermawati terdengar oleh warga yang kebetulan melintas sedang mencari takjilan untuk berbuka. Saat kejadian kebetulan juga melintas patroli bermotor Sabhara Polresta Barelang. Selanjutnya dibantu warga melakukan penangkapan terhadap pelaku. 

Setelah digeledah ditemukan identitas diri pelaku. Dari ID pengenal tersebut, Abdul ternyata warga Malaysia kelahiran Perlis,12 Desember 1993. 

Kepada petugas Abdul mengaku memang tidak saling kenal dengan wanita asal Surabaya itu. Siang sebelum kejadian, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku datang meminta uang sebesar Rp5 juta sambil mengacungkan sebilah pisau dapur yang dibawanya. 

Lantaran korban tak punya uang, pelaku meninggalkan surat dan menyatakan akan datang kembali sebelum magrib. Korban saat itu lagi sendirian di rumah. Berikut petikan surat yang ditinggalkan Abdul.

"Ibu, saya bernama Abdul, saya minta tolong berikan bantuan dana untuk membuat paspor. Saya ingin bekerja di luar negeri menjadi TKI, yang saya butuhkan dana tidak terlalu besar hanya senilai 5.000.000 rupiah, terima kasih."

Kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB pelaku datang kembali untuk meminta uang kepada korban. Nah pada saat pelaku datang dan menagih janjinya korban langsung berteriak. 

Warga yang mengetahui langsung membantu dan korban dibawa ke Polresta Barelang. "Benar anggota kita yang mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sedang diproses di Sat Reskrim untuk kepentingan penyelidikan," ujar Kasat Sabhara Polresta Barelang Kompol Faisal Syah Roni melalui Kaurbinops, Bripka Andi Hidayat, Selasa (6/6/2017).

 Informasi di lapangan, Abdul diketahui sejak Januari lalu ke Batam. "Dia (Abdul) ke Batam lewat jalur tikus bersama rombongan TKI," ungkap sumber polisi. Alasan Abdul kabur dari negaranya, kata sumber dari pengakuan yang bersangkutan kabur karena bermasalah. "Dia dililit hutang di Malaysia, kabur ke Batam cuma bawa uang 500 ringgit, pakaian dan ID pengenal," kata sumber lagi. 

Selama di Batam, untuk bertahan hidup, Abdul kerja di rumah makan di Tiban. Berhenti kerja, Abdul berkelana hingga singgah dari masjid ke masjid untuk berteduh.

 "Kebetulan dia (pelaku) waktu kejadian lewat di lokasi dan jumpa sama korban. Dia minta duit mau ngurus paspor dan kembali lagi ke negaranya," tambahnya. Karena cara yang dilakukan Abdul salah, akhirnya dia diamankan polisi. (cnk)