Sabtu, 10 Juni 2017, 17:20

Polisi Razia Petasan

POSMETRO.CO-KARIMUN: Jajaran Polsek Tebing menggelar penertiban petasan atau kembang api yang dilarang dijual bebas.

 Penertiban mengacu pada peraturan penggunaan bunga api dan larangan penggunaan semua jenis petasan.

Penertiban yang dipimpin langsung Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono SIK dan melibatkan sejumlah instansi lainnya, Jumat (9/6/2017). Tujuh toko dan pedagang dadakan pinggir jalan yang ada di wilayah hukum Polsek Tebing dirazia.

"Kita mengantisipasi terjadinya pelanggaran dalam momen ini, terkadang kita mendapatkan terselip beberapa barang dagangannya merupakan petasan bukan kembang api ataupun kembang api yang ukurannya lebih dari 2 inch yang dilarang dalam aturan. Untuk itu kita lakukan pengecekan langsung untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Budi singkat.

Penertiban ini juga dilakukannya untuk memberikan rasa aman bagi Umat Islam saat menjalankan ibadah Salat Tewarih di malam hari. Pihaknya mengantisipasi adanya bunyi petasan dimalam hari yang jelas sangat mengganggu ibadah bagi umat Islam.

Penertiban pun dilakukan sesuai dengan Maklumat Kapolda Kepri Nomor : Mak/01/VI/2017 tentang penertiban petasan dan petunjuk tempat-tempat yang dilarang untuk membakar kembang api.

"Ditambah lagi sekarang musim kemarau, panas terik. tanaman banyak yang mati dan kering. Tentunya gampang sekali terbakar seperti kejadian kemarin lusa di dekat perumahan bati indah terjadi kebakaran lahan yg diduga karena puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh oknum yg melintas di situ," terangnya.

"Hal ini juga dapat terjadi jika kembang api atau petasan di bakar sembarangan. Dan Sesuai Maklumat Kapolda Kepri, tempat ibadah merupakan lokasi yang dilarang membunyikan petasan," tambahnya.(ria)