Rabu, 14 Juni 2017, 14:36

Karimun akan Ada Mal dan Pelabuhan Terpadu

POSMETRO.CO-BATAM: Pimpinan Panbil Group Johanes Kennedy mengatakan, pihaknya akan segera memulai aktivitas perencanaan dan desain perencanaan kawasan terpadu di Tanjung Sebatak Karimun dan pada Kamis (15/6/2017) besok.

 Pihaknya akan berkunjung bersama Consultan Royal Haskonin dari Belanda dan AECOM Consultan terkemuka dari Amerika untuk memulai perencanaan pembangunan kawasan itu. 

Johanes memasang standar tinggi untuk proyek di Karimun ini. Semuanya, kata Johanes, berstandar internasional. 

Kamis ini Jhon, sapaan akrabnya membawa sejumlah tim untuk memulai kick of meeting atau awal mula pembangunan proyek. Dua perusahaan kelas dunia langsung dilibatkan Jhon, yaitu Royal Haskonin dan AECOM.

Jhon menyebutkan Royal Haskonin merupakan perusahaan reklamasi tertua di dunia. Sudah lebih dari 150 tahun terlibat dalam berbagai proyek reklamasi di dunia. Perusahaan ini juga berpengalaman dalam marine study. 

"Mereka akan mengkaji dan menentukan titik terbaik di Tanjungsepatah Karimun. Juga kajian apakah perlu penahan gelombang laut," kata Jhon. 

Royal Haskoning juga akan menjadi advisor untuk reklamasi di sepanjang Coastal Area. Karena kebanyakan pelabuhan di Indonesia seperti di Tanjungperiok, Kuala Tanjung, Surabaya mereka yang terlibat. "Di Karimun, kita memulainya dengan skala internasional," kata Jhon. 

Jhon tak menyebut detil nilai investasinya. Namun perkiraan Rp1 triliunan akan dikucurkan. 

Sementara untuk konstruksi, Jhon melibatkan AECOM, perusahaan konsultan tertua tentang arsitektur dan studi lainnya. Jhon yakin karena perusahaan ini paling maju di enginering. Mereka adatang dengan tim lengkap dari Jakarta dan Singapura. 

Pada wajah baru Karimun ini, tak hanya ferri terminal yang disiapkan. Di sini juga dibangun water boom, thame park. Terminalnya langsung tersedia mall, hotel, dan tempat makan seafood. 

Tak lebih dari dua tahun, Jhon yakin ferry terminal ini bisa dioperasikan. Menurut Jhon proyek terpadu ini juga melibatkan banyak pihak. Seperti Provinsi, Pemkab Karimun, KSOP, Timah dan lainnya.(*/esa)