Rabu, 14 Juni 2017, 18:48

Inilah Pengakuan Penikam Bokong Janda

POSMETRO.CO-BATAM: Safi'i sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Kusmiatun (42). Namun Safi'i mengaku tak sengaja menikam bokong pacarnya tersebut.

"Dia selalu ngoceh-ngoceh dan pukul pintu rumah. Saya malu didengar orang, akhirnya saya tarik dia ke dalam rumah. Tak sengaja gunting di genggaman tangan saya tertusuk ke pantatnya," kata Safi'i kepada posmetro.co, Rabu (14/6/2017) sore.

Safi'i mengaku Kasmiatun memang pacarnya. Dia pun tinggal serumah dengan Kasmiatun selama enam bulan di ruli Bukit Senyum.

"Keduanya belum sah menjadi suami istri. Namun mereka sudah tinggal satu rumah. Status Kasmiatun sudah menjanda, sedangkan Safii masih lajang," kata Kanit Reskrim Polsek Batuampar, Iptu Ferry Supriadi menambahkan.

Awalnya hubungan sejoli ini baik-baik saja. Namun kelakuan jelek kuli bangunan mulai kelihatan.

Safi'i mulai suka bermain judi. Karena sudah serumah, Kusmiatun menasihati Safi'i. Tapi tidak mempan. Akhirnya iya itu, Kusmiatun mencacimaki pacaranya.

Kata Ferry, pertengkaran itu pun terjadi. Kasmiatun pun marah dengan tingkahlaku Safi'i yang doyan berjudi. "Lalu timbul niat tersangka untuk menikam korban," ujar Ferry sapaan akrab Kanit Reskrim.

 Akibat kejadian ini, korban harus mendapatkan lima jahitan di bagian bokongnya. Sedangkan Safii masih ditahan dan di mintai keterangan di Mapolsek Batuampar. (jho)