Kamis, 15 Juni 2017, 05:41
Jika Masyarakat Hinterland Berharap Listrik PLN (bagian-2)

Hanya Satu Harapan Warga, Aliri Listrik ke Rempang Cate

POSMETRO.CO-GALANG: Hati warga Rempang Cate sempat senang saat perwakilan PLN datang. Petugas PLN pun disambut baik oleh masyarakat di sana. Soalnya, warga mengira bahwa PLN akan melistriki ke wilayah mereka.

"Tapi harapan kami malah terbalik, pihak PLN bukannya mau memasang listrik, mereka mengatakan warga harus membayar Rp7 juta  per KK untuk biaya pemasangan listrik," ujarnya.

Biaya senilai itu sangatlah besar bagi warga di sana yang cuma bermatapencarian nelayan dan perkebunan. Oleh karena itu, harapan mereka untuk memiliki listrik masih terpendam.

"Seandainya warga hanya diminta Rp4 jutaan untuk biaya pemasangan listrik, mungkin semua warga Tanjung Batu akan memasang listrik," pungkasnya.

Menanggapi masalah listrik ini, Suyatni, Lurah Rempang Cate menyebut sudah mengusulkan kepada Pemko Batam. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah untuk memasukkan listrik ke Rempang Cate.

"Usulan itu sudah lama kita sampaikan, saat ini kami hanya bisa menunggu," ujarnya.

Suyatni menambahkan, saat ini sekolah dan perkantoran di wilayah Rempang Cate sudah menggunakan sistem internet. Namun karena masalah listrik, penggunaan internet di seputaran Rempang Cate belum bisa berjalan dengan baik.

"Kalau tiang listrik memang sudah sampai ke jembatan 4 Barelang. Nah, apa salahnya listrik tersebut diterobos ke Rempang Cate,"  sarannya.

Masalah keluhan warga lainnya, Suyatni menyebut tidak ada lagi. Soalnya, warga sudah sering mendapatkan bantuan dari pemerintah. Contohnya bagi nelayan diberikan alat tangkap ikan, untuk petani diberikan bantuan kelompok tani.

"Pokoknya warga hanya mengharapkan aliran listrik, masalah keluhan lainnya tak ada," tutupnya.(jho)