Senin, 19 Juni 2017, 14:09

Batam Tak Siap Sekolah Lima Hari

POSMETRO.CO-BATAM: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan kebijakan lima hari sekolah dalam seminggu, akan mulai diterapkan pada tahun pelajaran baru 2017/2018. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. 

Hari sekolah yang dimaksud dalam Permendikbud ini adalah, delapan jam dalam satu hari atau 40 jam selama lima hari dalam satu minggu. Akan tetapi, karena tidak mungkinnya semua sekolah menerapkan hal ini, Kemendikbud tidak memaksakan sekolah yang belum siap mengimplementasikan kebijakan tersebut. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, mengaku jika kebijakan itu diterapkan ke Batam, sebagian besar sekolah tak siap menjalankan hal itu. Pasalnya, ada beberapa faktor yang memang menjadi kendala peng-implementasian kebijakan ini.

"Katanya masih akan dikaji wakil Presiden. Kita tunggu aja. Kalau memang mau dijalankan, sebagian besar tak siap. Karena Batam, masih melakukan double shift," kata Muslim, Senin (19/7).

Selain sekolah yang masih double shift, rasio per kelas yang terlalu besar serta SDM pengajar di sekolah juga belum mumpuni. Hal inilah yang menjadi faktor kebijakan ini sulit dijalankan.

"Kecuali sekolah yang tak double shift, mungkin sanggup. Kita di Batam ini kelas gemuk. Kecuali sekolah yang maksimal siswa per kelas, 36," ungkapnya.

Akan tetapi, Muslim juga mengatakan kalau Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, juga akan diberlakukan untuk swasta. Untuk sekolah swasta, Muslim mengaku tak khawatir karena dirasa siap sebagian besar.

"Selain swasta, juga sekolah unggulan," katanya.

Dilanjutkan‚Äč Muslim, di Batam, ia rasa hanya 4 sekolah Negeri yang mampu menjalankan kebijakan tersebut. Keempatnya yakni SDN 06, SMPN 6, SMPN 26, dan SMPN 3. Selebihnya belum.

"Itu saja prediksi sebelum PPDB. Karena, rasio kelas mereka hanya 36. Bahkan ada yang 32. Dan tidak double shift. Jadi, sekolah unggulan siap," pungkasnya. (iik)