Sabtu, 01 Juli 2017, 18:30

Mapolres Karimun 'Diserang"

POSMETRO.CO-KARIMUN:  Suasa tenang sontak berubah di persis di pintu masuk Mako Polres Karimun, Jalan Jendral A Yani, Kabupaten Karimun.

Seorang pria tak dikenal yang mengenakan baju switer abu-abu tiba tiba datang dan langsung merangsek ke depan penjagaan Polres karimun. 

Pria itu pun langsung menyerang anggota yang berjaga siang itu dengan menggunakan pisau di tangannya. Beruntung Petugas yang bertugas sigap, dan langsung melakukan perlawanan.

 Pekelahiran pun terjadi, sejumlah petugas pun langsung menghadang sejumlah pria yang menyusul menyerang Mako Polres Karimun tersebut.

Kejadian yang terjadi Jumat (30/6/2017)  berlangsung dramatasi.

 Dengan kesiapsiagaan petugas jaga akhirnya dua pria tersebut pun berhasil dilumpuhkan. Aksi penyerangan orang tak dikenal (OTK) tak sampai disitu saja, beberapa saat kemudian datang lagi dua pria kembali dengan menggunakan sepeda motor langsung menabrakkan kendaraannya ke penjagaan Polres dan berusaha masuk dan mencoba melukai petugas jaga.

Pelaku berperawakan besar juga sempat melempar tas hitam yang diduga berisi bom. Beruntung tidak terjadi ledakan saat itu.

Awalnya, pelaku mendekat ke pos polisi menggunakan sepeda motor yang ditabrakkan ke penjagaan Polres. Seorang dari mereka melemparkan tas ke arah petugas dan satu pelaku lainnya masuk dan mencoba melukai petugas menggunakan pisau.

 Untung, polisi langsung tanggap. Kedua pelaku berhasil dibekuk meski sempat melakukan perlawanan.

Dengan cepat pihak Polres Karimun pun berkoordinasi dengan SAT Brimob dengan cepat unit Intel dan Unit Jibom Sub Den Gegana mendatangi TKP guna sterilisasi tas yg diduga bom tersebut.

Aksi yang terjadi di Polres Karimun ini merupakan simulasi yang digelar Polres Karimun dalam melakukan penanganan anti teror yang dapat saja terjadi kapan saja.

Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajarudin SIK yang dikonfirmasi menyatakan, ini merupakan Simulasi dalam kesigapan Polres Karimun untuk mengantisipasi terjadinya teror di Kabupaten Karimun.

"Dalam simulasi ini, kita menggambarkan penyerangan di Mako Porles Karimun, di mana kita melihat kekuatan dan kesigapan personil kita dalam penanganan teror, dan intinya kita selalu siap dalam menghadapi teror kapan saja," ujar Kapolres Kepada posmetro.co, Sabtu kemarin.

Diterangkan Agus lagi, dalam mengantisipati teror, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan cepat tanggap jika menemukan kecurigaan. 

"Segera laporkan ke kantor polisi terdekat jika mengetahui adanya kecurigaan-kecurigaan apapun bentuknya, sehingga dengan cepat dilakukan penyelidikan lebih lanjut," himbaunya.(ria)