Minggu, 16 Juli 2017, 16:22
SIAM Open Internasional BJJ 2017

Timnas Jujitsu Indonesia Boyong 5 Medali

POSMETRO. CO-BATAM:, Arfiki Kenan tersenyum memamerkan medalinya. Rekan satu timnya, Jason Alexander juga serupa. Dua putra terbaik Indonesia ini berhasil menyumbangkan medali perak untuk Indonesia. Dalam kejuaraan SIAM Open Internasional BJJ 2017 di Thailand, Sabtu (15/7/2017), tiga atlet Indonesia lainnya juga meraih medali di kelas berbeda.


Walau hanya berdiri di podium sisi kiri sang juara, Ananda Mauludy Ikhsan patut juga berbangga. Siswa Indonesia Spider Jujitsu ini mampu mengalungi medali perunggu di kategori sabuk putih kelas -57 Kg. Dua atlet nasional Indonesia lainnya, juga menyabet perunggu. Fikri Ramadhan dan Mastur, masing-masing di kelas -70 Kg dan -65 Kg. "Hasilnya cukup mengembirakan," sebut Mahesa Arba, Manager Timnas Jujitsu Indonesia pada POSMETRO.

 Mahesa menyebut, ini baru perjalanan awal sebagai ajang ujicoba Timnas sebelum berlaga di Asian Games 2018 mendatang. Sepekan sebelumnya, Timnas Jujitsu Indonesia juga meraih medali perak kategori women show system di ajang Word Beach Tournament Jujitsu di Pattaya Bangkok. Dua atlet yang mengharumkan nama Indonesia adalah Bella dan Icha. Seorang atlet lainnya, Fikri Ramadhan juga menyabet perunggu di kelas -69 kategori No Gi.

  "Tes event dan roadshow tournament internasional ini akan terus diikuti sampai pertandingan multi event AIMAG," jelas Mahesa. Ajang ini digelar, 16-19 September mendatang di Turmenistan.

Itu saja, belum cukup. Guna mematangkan teknik dan mental atlet jujitsu di bawah naungan Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) ini, Tim Pelatnas juga akan melakukan Trainning Camp di beberapa negara di Eropa. "Tim Newaza di California selama sebulan penuh," imbuhnya.

 Sedangkan untuk Tim Show System berencana menggelar Trainning Camp di Belanda selama satu bulan. "Semoga menghasilkan yang terbaik," kata seorang pendiri Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) ini.


Pelatih Kepala Timnas Jujitsu Indonesia, Rolly Polondos mengaku belum mau terlena dengan hasil ini. "Perjalanan masih panjang," kata dia. Ia optimis, atlet Jujitsu Indonesia bisa menyumbangkan medali dia ajang olahraga terbesar se-Asia itu, tahun depan.(chi)