Jumat, 28 Juli 2017, 14:31

Ricuh, Pendemo Tertembak

POSMETRO.CO-NATUNA: Sekelompok massa mendatangi Lanal Ranai menuntut pemulangan ABK pelaku illegal fishing.

Tim negosiator yang dikomandoi oleh Pasintel Lanal Ranai Mayor Laut (P) M. Ichlas Thamsi menyampaikan pada perwakilan pendemo bahwa pemulangan ABK tetap mengacu pada prosedur yang ada, karena proses penyidikan masih berlangsung, Kamis (27/7/2017).

Merasa tuntutan tidak terpenuhi, massa berusaha merengsak masuk untuk melakukan orasi, tetapi dicegah oleh prajurit anti huru-hara Lanal Ranai yang sudah bersiaga setelah menerima adanya informasi demonstrasi.

Adanya halangan tidak menyurutkan massa untuk berorasi, bahkan sempat terjadi gesekan antara massa dengan prajurit anti huru-hara.

Akibat gesekan tersebut, salah satu massa terluka akibat tertembak di kaki sebelah kiri. "Salah satu massa bernama Chip terpaksa dilumpuhkan karena melakukan provokasi agar terjadi bentrokan dengan aparat, dia melakukan pelemparan batu dan membawa senjata tajam saat berunjuk rasa," ungkap Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto.

Danlanal Ranai kemudian menemui perwakilan massa dan berjanji akan mempercepat proses penyidikan agar para ABK dapat segera dipulangkan dan meminta massa untuk membubarkan diri, tambah Danlanal.

Hasil negosiasi tersebut dianggap cukup oleh perwakilan pendemo, merasa puas dengan jawaban tersebut massa akhirnya berangsur-angsur membubarkan diri.

Sementara itu Kolat Armabar yang diketuai Letkol Laut (P) Yulianus Poek beserta tim Kolat yang hadir di Lanal Ranai menuturkan ini merupakan kesiap siagaan prajurit Lanal Ranai dalam menghadapi ancaman dari dalam dan dari luar rutin dilatihkann setiap tahunnya.

"Latihan ini adalah bagian dari Uji Terampil Glagaspur Pangkalan Tingkat 1/P1 dan Tingkat 2/P2," kata Kolat Armabar tersebut.

Kemudian kata dia, penyelenggaraan Glagaspur Pangkalan merupakan salah satu fungsi komando yang harus dilaksanakan, dimana latihan ini dititik beratkan pada kesiapan perorangan dalam menggunakan peralatan/persenjataan.

"Latihan ini dapat menggambarkan tingkat kesiapan satuan untuk penggunaan kekuatan pada masa Operasi Militer Untuk Perang maupun Operasi Militer Selain Perang," terang Letkol Yulianus Poek.

Pada pelaksanaan ini tambah dia, ada beberapa item yang dilatihkan yaitu peran Pertahanan Pangkalan, Peran Kebakaran, PBB, bongkar pasang senjata dan banyak lagi. Bahkan untuk besok masih dilatihkan menembak dan renang militer.

"Semua prajurit berperan dalam latihan ini," tambah dia.

Sebagai penutup, Danlanal Ranai mengucapkan terima kasih kepada Tim Kolatarmabar yang sudah datang jauh-jauh untuk menguji kesiapan Lanal Ranai.

"Tidak lupa ucapan terima kasih juga kepada seluruh prajurit Lanal Ranai yang memiliki jiwa militan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian latihan Glagaspur P1 dan P2, semoga Tuhan YME Allah SWT melindungi kita semua selama pelaksanaan latihan," tutup Danlanal. (maz)