Jumat, 28 Juli 2017, 20:21

KPK Pantau e-Planning dan e-Budgeting di Karimun

POSMETRO.CO-KARIMUN: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh Pemerintah Daerah untuk menerapkan program e-Planing dan e-Bugeting. Termasuk di Kabupaten Karimun.


Sebab penerapan e-Planing dan e-Budgeting dinilai dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi di pemerintah daerah yang ada. 


e-Planing dan e-Budgeting ini merupakan program yang nantinya dapat terintegrasi seluruhnya di pemerintah daerah, dari mulai perencanaan hingga pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan Pemerintah Daerah.


"Sehingga semuanya dilakukan secara elektronik bukan manual lagi," ujar anggota KPK RI bidang Pencegahan Agung kepada Posmetro.co usai rapat kegiatan pencegahan di Lantai III Kantor Bupati Karimun, Jumat (28/7/2017).


Dikatakannya lagi, pelaksanaan e-planing dan e-budgeting itu tujuannya agar tidak ada interpensi-interpensi dalam pengelolaan keuangan daerah. 


"Tahun ini e-planing dan e-budgeting harus terlaksana, ini supaya tidak ada interpensi lagi, semua akan terintegrasi, dari perencanaan, penggunaan anggaran sampai dengan laporan semua dilakukan dengan elektronik tidak ada manual lagi," tegasnya lagi.


Ia juga memastikan kedatangan KPK di Karimun terkait pelaksanaan e-planing dan e-budgeting saja, tidak ada kegiatan lainnya. "Ini kegiatan pencegahan saja," tegasnya lagi.


Terpisah Sekda Karimun, Muhd Firmansyah menyatakan pemerintah Kabupaten Karimun sudah melaksanakan rencana aksi (Renaksi) pencegahan korupsi. 


"Semua kegiatan ini akan dilakukan dengan menggunakan aplikasi IT, semua dimulai dari aplikasi perencanaan, e-planing namanya, semua sudah kita siapkan, dan e-planing dan e-budgeting sudah kita mulai tahun ini. Bahkan kita sudah memulai beberapa laporan dengan aplikasi IT, seperti e-Pendapatan, e-Keungan, e-asek, dan inspektorat juga sudah kita mulai selama ini, bahkan untuk pelayanan kita juga akan segera dimulai," tegasnya lagi.(ria)