Sabtu, 12 Agustus 2017, 10:24

Mesin Speed Boat Penyeludup pun Dihantam Peluru

KARIMUN, POSMETRO.CO : Jajaran TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun (Tbk), berhasil menggagalkan 'speedboat' yang membawa 141 koli barang electronik dan kosmetik dari Batam, Rabu (9/8) lalu.

Barang tanpa cukai dan dokumen resmi itu rencananya akan diseludupkan ke Riau. 
Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara petugas dan speedboat yang digunakan pelaku.

Bahkan petuga pun sempat melepaskan tembakan peringatan. Namun peringatan petugas pun di abaikan. Aksi Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Tanjung Balai Karimun dan Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang, akhirnya berhasil melumpuhkan pelaku dengan menembak mesin tempel yang digunakan pelaku.

Komandan Pangkalan Lanal Tbk Letkol Laut (P) Totok Irianto dalam jumpa persnya di Makolanal Tanjung Balai Karimun, Jumat (11/8) kemarin mengatakan kapal yang mengangkut tersebut bernama speedboat Dua Putra GT 3 dengan mesin tempel sebanyak tiga unit masing-masing mesin dengan kecepatan 300 PK,'

"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat dan diteruskan ke Pos Pengamat, dimana sering melintas speedboat dengan kecepatan tinggi, dan dirasa sangat mengganggu, kemudian kita membuat tim dan melakukan operasi tersebut, akhirnya kita berhasil melumpuhkan kapal tersebut dengan menembak bagian mesin saat berada di sekitar perairan Penyalai, Riau, Rabu (9/8)," ujar Totok.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, siang itu kita berhasil melumpuhkan, speedboat tersebut di kemudikan satu Nakhoda berinisial TM dan 17 Abknya, speedboat diketahui berasal dari Batam menuju Riau, untuk siapa pemiliknya masih dalam pengembangan kita," tegas DanLanal Tbk lagi.

Untuk muatan, setelah dilakukan penegahan dan kemudian di bawa ke Mako Lanal Tbk, didapati muatannya berupa 100 Unit Laptop, 5.170 Unit Hp Android merek Samsung, 620 Hp Tablet, 117 Unit Perlengkapan Komputer, 135 buah tas labtop, 1 kotak Kosmetik dan ratusan unit rokok elecktronik atau vape.

Didapat barang-barang elektronik tersebut, merupakan barang yang hanya beredar di Kawasan Bebas Batam.

"Untuk saat ini kita mengamankan 1 nakhoda dan 17 Abk, untuk tersangka masih dalam penyelidikan kita, Untuk nilai barang masih dihitung begitu juga dengan kerugian negara," terangnya.

Sementara Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajarudin Sik dalam kesempatan tersebut, juga menyatakan, keberhasilan Lanal Tbk dalam mengungkap penyelundupan ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Dan ini merupakan wujud dari hasil apel gabungan bersama sejumlah aparat penegak hukum.

"Koordinasi dan sinergisitas di Karimun telah berjalan, dan ini merupakan hal yang luar biasa, sehingga kebersamaan dalam menjaga keamanan di daerah ini dapat terjalin dengan baik," ujar Agus.

 Sementara Kepala Seksi Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Tanjung Balai Karimun, Andi Cusna P di kesempatan yang sama menyatakan apresiasi atas pengungkapan penyeludupan tersebut.(ria)