Selasa, 15 Agustus 2017, 13:10

13 Raperda Dibacakan di DPRD Natuna

NATUNA, POSMETRO.CO : Hamid Rizal selaku pimpinan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menyampaikan, 13 Rancangan Peraturan Daerah malalui Paripurna DPRD Kabupaten Natuna yang berlangsung, Senin (14/8) malam.

Rapat paripurna didahului dengan penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi di DPRD tersebut, berjalan penuh ketegasan dan cepat.

Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Natuna Yusripandi serta  dihadiri oleh Bupati Natuna, Hamid Rizal, Wakil Bupati, Ngesti Yuni Suprapti, Wakil ketua II DPRD Natuna, Daeng Amhar, Sekda Natuna Wan Siswandi, utusan FKPD, sejumlah OPD, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Pantauan di ruang paripurna DPRD Natuna itu, semua fraksi membaca kan pandangan akhir mereka terkait 13 Ranperda tersebut.

Adapun fraksi fraksi DPRD adalah fraksi Demokrat, Golkar, PPP, Gerindra dan Nasdem (Gernas), fraksi Perjuangan Nurani Rakyat (PRN),

Tiga belas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Natuna itu adalah Ranperda tentang Pencabutan atas Peraturan Daerah Nomor 40 Tahun 2008, tentang Retribusi Izin pengambilan Hasil Hutan ikutan Non Kayu.

Kemudian Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 5 Tahun 2014, tentang Pengelolaan Air Tanah, Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 1 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Terumbu Karang.

Selanjutnya Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara, Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Izin Gangguan.

Seterusnya, Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pembentukan Desa dan Kelurahan, Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,8.Ranpeda tentang Perburuan Burung, Ikan dan Satwa Liar.

Kemudian Ranperda tentang Pedoman Pengelolaan Koperasi,10.Ranperda tentang Perberdayaan Usaha Mikro, Ranperda tentang Retribusi Pengelolaan Limbah Tinja, Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Dan terakhir Ranperda, tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Natuna Tahun 2016.

Setelah rapat paripurna dengan agenda pandangan akhir fraksi- fraksi DPRD selesai, rapat ditutup oleh ketua DPRD Yusripandi.

"Selanjutnya akan kita disampaikan kepada Gubernur Kepri untuk disahkan menjadi Perda," kata Yusripandi. (maz)