Kamis, 17 Agustus 2017, 12:46

Drama Perjuangan Warnai Hut RI

NATUNA-POSMETRO.CO: Peringatan HUT detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke 72 di Natuna berlangsung di lapangan bola kaki SMP 01 jalan Hang Tuah, Ranai, Kamis (17/8/2017) siang sekitar pukul 10.00 WIB.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Natuna, Hamid Rizal dan pembacaan teks proklamasi, Ketua DPRD, Yusripandi dan pembaca doa, Sudarmadi dari Kemenag kabupaten Natuna.

Hadir dalam peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ini Wakil Bupati, Ngesti Yuni Suprapti, wakil ketua II DPRD, Daeng Amhar serta sejumlah anggota, Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf, Ucu Yustiana, Kapolres Natuna, AKBP, Carles Panuju Sinaga, OPD, dan undangan dari tokoh ulama dan masyarakat.

Bertindak sebagai perwira upacara, Kompol, Patar Hutagaol, Komandan upacara, AKP, Rudi Prasetio,SH.MH dari Polres Natuna. Sedangkan peserta upacara terdiri dari unsur TNI Polri, Satpol PP, OPD, Pelajar, mahasiswa, RAPI (Radio Amatir Antar Penduduk) dan anggota Pramuka.

Untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Natuna kali dikomandani oleh Ipda Aryanto Gultom dari Polres Natuna dengan  jumlah anggota sebayak 76 orang, terdiri dari Pasukan paskibra dari masing-masing kecamatan berjumlah 40 orang pelajar serta pasukan empat lima belakang sebanyak 30 orang polisi dan pengapit 6 orang.

Di akhir acara dinyanyikan Aubade lagu-lagu perjuangan oleh panduan suara dari SMA 2 Ranai dan atraksi dram band serta kolosal perjuangan gabungan TNI Polri dan pelajar dengan judul ini tanah airku.

Drama kolosal ini mengisahkan penjajah Belanda yang mengeruk hasil kekayaan bumi Indonesia serta adanya penindasan terhadap rakyat Indonesia dari waktu ke waktu terus terjadi dengan sistem tanaman paksa.

Seiring dengan kondisi yang sangat memilukan itu membuat darah rakyat Indonesia seakan terbakar dan mendidih, menggelora untuk bangkit dan berjuang tanpa perikemanusiaan itu.

Dengan penuh semangat dan perjuangan tanpa persenjataan perlawanan terus dilakukan. Hingga akhirnya kemenangan itu di capai pada puncaknya tanggal 17 Agustus 1945, 72 tahun lalu.

Darma kolosal ini diasuh oleh Danramil Ranai, Mayor, Hendra Gunawan. (maz)