Jumat, 18 Agustus 2017, 13:38

Kini Warga Belakangpadang Bisa Minum Air Dari Laut Lho

BATAM, POSMETRO.CO: Warga Belakangpadang kini sudah bisa menikmati air tawar bersih dari pengelolaan air laut. Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) beserta jaringannya, sudah terpasang, dan kini sudah dinikmati sekitar 525 warga.

Pengoperasian SWRO di Belakangpadang, sudah berjalan selama dua bulan. Antusias warga, diakui sangat besar. Bagaimana tidak, pengolahan SWRO di Batam, sangat berguna, karena selain menambah pasokan air bersih, air kelolaan SWRO biaa langsung di minum.

Via, warga sekitar, mengaku bangga dengan SWRO yang sudah terpasang. Saat diberi tahu airnya bisa langsung diminum, ia segera mencoba meminum dengan tadahan tangannya.

"Enak. Seger. Saya baru tahu lho bisa diminum," kata Via, Kamis (17/8).

Ia menjelaskan, rasa air SWRO juga tak berasa. Meski bukan dari pegunungan, namun airnya masih terasa segar dan enak.

"Katanya lebih bagus dari air botolan," ucapnya.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar, menjelaskan bahwa sebelum adanya SWRO, warga Belakangpadang selalu membeli air dari Batam. Oleh karena itu, SWRO dibangun dengan target tahun ini, sebanyak 750 sambungan air baru, dari total target 1200 sambungan air.

"Sekarang saja sudah ada 800 antri warga yang menginginkan layanan SWRO," ujar Suhar, Jumat (18/8).

Warga yang dulunya sering memanfaatkan air hujan untuk keperluan sehari-hari, sekarang sudah sangat terbantu oleh SWRO ini. Mengenai tarif untuk SWRO ini, sementara digratiskan. Begitu juga pemasangan pipanya. Pihak Dinas, saat ini masih menunggu keputusan dari Walikota Batam, Muhammad Rudi.

"Kemarin telah mengajukan tarif sebesar Rp24 ribu per kubik. Setelah disubsidi jadi warga hanya membayar Rp20 ribu per kubiknya. Dulu warga sini minum air hujan," ungkapnya.(iik)