Selasa, 29 Agustus 2017, 19:07
Dukun Cabul Ditangkap Polisi

Dukun Obati Pasien dengan Perawan

KARIMUN -POSMETRO.CO: Seorang dukun cabul berinisial Is ditangkap anggota Polres Karimun di Tembilahan, Riau. Pelaku dituduh melakukan pencabulan terhadap seorang perawan di Tanjungbalai Karimun.


Kasus ini bermula pada 3 bulan lalu. Ibu korban yang menderita sakit di bagian tangannya dan tak sembuh-sembuh. Sang ibu pun mendapatkan kabar ada praktek perdukungan di bilangan Kolong, Kecamatan Karimun. 


Ia pun mencoba pengobatan alternatif itu. Bukan main kaget saat pengobatan di langsungkan. Pelaku berhasil mengeluarkan beberapa batang paku dari tangan sang pasien.


Penyakit sang ibu pun benar-benar mulai membaik beberapa hari kemudian. Tanpa disadari ternyata hal ini dimanfaatkan sang dukun dengan mendatangi pasiennya lagi.


Kali ini ia mengatakan kalau penyakit si ibu masih harus menjalani terapi ghoib. "Saat itu pelaku mengatakan ada benda yang masih harus dikeluarkan dari tubuh si ibu tadi, namun saat itu pelaku Is meminta disiapkan anak gadis yang masih perawan. Alasannya sebagai perantara dalam pengobatan," terang Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febriantara Sik.


Dari situlah peristiwa cabul ini terjadi. Si Ibu yang mempercayainya pun menjadikan anaknya sebagai perantara itu. Dengan maksud agar penyakitnya sembuh.


Setelah menjalani terapi ghoib. Korban Ap tersebut pun dibawa masuk ke ruang praktek perdukunan tanpa di dampingi ibunya.


"Saat itu di dalam ruangan itu, korban di suruh mengenakan mukenah kemudian disuruh oleh pelaku melepas semua pakaiannya kecuali mukenahnya. Dan selanjutnya korban disuruh berbaring. Pelaku pun mengatakan kepada korban bahwa akan ada boneka yang akan keluar dari alat vital korban, dan saat itu korban diminta untuk tidak bersuara. Jika bersuara semua pengobatan ghoib itu dinyatakan batal," tegas Lulik lagi.
Saat itulah korban pun dicabuli pelaku sebanyak tiga kali, hingga tak sadarkan diri.


"Kemudian pada pagi harinya korban dibangunkan, dan sudah ada boneka di samping korban, kemudian bersama sang ibu korban, boneka itu dibawa dan dilemparkan ke laut di sekitar lokasi," tambah Lulik.


Selang tiga bulan, korban pun akhirnya buka cerita tentang perlakuan bejat dukun tersebut. Ibu korban berang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karimun.


Polisi kemudian mengejar pelaku hingga ke Tembilahan. Hingga akhirnya ditangkap pada Sabtu (26/8/207) di rumah keluarganya Tembilahan, Riau.(ria)