Sabtu, 02 September 2017, 15:24

Nyelonong ke Markas Tentara, Pria Diamankan

BATAM, POSMETRO.CO : Markas Kodim 0316 Batam dimasuki orang tidak dikenal tanpa izin, Jumat (30/6) sekitar pukul 11.45 WIB. Pria yang belakangan diketahui bernama Edie Nurdin tersebut secara diam-diam mengambil gambar.

Namun aksi mencurigakan dari pria 46 tahun itu kepergok oleh satuan patroli TNI. Aparat pun langsung mengamankan pria tersebut. Ia diintrogasi terkait keperluannya memasuki kawasan militer tanpa izin. Hingga saat ini belum diketahui pasti apa maksud pria tersebut melakukan pemotretan.

Diceritakan Letnan Kolonel Inf Dwi Sasongko, pria ber-KTP Perum Bumi Sakinah Blok Musdalifa I nomor 07 itu menyelonong masuk dan langsung ke wilayah terlarang. Ia memotret Makodim dan asrama TNI.

Dwi menyebut,  pengambilan gambar di wilayah militer tidak dibenarkan dan bahkan sudah diatur dalam R KUHP. Hingga saat ini, TNI masih mendalami maksud dan tujuan pria tersebut. "Tidak boleh mamasuki dan mengambil gambar sembarangan, bisa terancam pidana selama enam bulan," sebutnya saat dihubungi sambungan telpon, Sabtu (1/7).

Dari tangan Edie, TNI mengamankan satu unit kamera Samsung, hape, uang tunai Rp 42 ribu, kertas bertuliskan bahasa arab serta, beberapa barang lainnya. "Belum ada indikasi kekerasan dan melawan hukum. Pengakuannya, dia traveling dan dari kameranya memang banyak kita temukan foto-foto wisata Batam," ungkapnya.

Berdasarkan prosesdur, Edie pun harus menjalani pemeriksaan secara intensif. Selama menjalani pemeriksaan, Edie tidak mendapat kekerasan dan bahkan diperlakukan dengan sangat baik. "Keluarganya juga sudah kita hubungi," ia menambahkan.

Dwi juga mengimbau masyarakat dan oerangkat RT/RW untuk meningkatkan keamanan di wilayah masing-masing. Bahkan jika asa warga baru dan mencurigakan, wajib dilaporkan. Hal ini untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang lingkup tindak pidana hukum dan teroris.

Dalam hal mengantisipasi teroris, TNI sipa membantu kepolisian. Bahkan TNI sendiri sudah melakukan patroli untuk mempersempit pergerakan teroris. "Untuk Batam masih aman tapi, kita tetap harus waspada. Jangan sampai, sudah kejadian baru kita sibuk," ujarnya.

Ketua RT 04 RW 11, Irwansyah mengatakan Edie memang pernah menjadi warganya. Namun, ia sudah pindah sejak satu bulan yang lalu. "Dia pernah tinggal di sini selama lima tahun. Setahu saya dia oindah ke Bengkong," katanya singkat saat ditemui pewarta di rumahnya. (ddt)