Jumat, 08 September 2017, 09:50

Saatnya Saudagar Melayu Mengenggam Dunia

LINGGA, POSMETRO.CO: Menindak lanjuti salah satu tugas LAM dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menciptakan usahawan, LAM Kepri Kabupaten Lingga memberi pembekalan dan membangkitkan semangat kerja serta menumbuh kembangkan para usahawan lewat seminar Saudagar-saudagar Melayu Mengenggam Dunia.

Acara berlangsung di Sekretariat LAM Perkampungan Damnah Daik Lingga, dengan narasumber utama Dato Seri Lela Budaya Rida K Liamsi, Ing Iskandarsyah dan Zulkamarullah alias Bang Joy. Sedangkan narasumber tambahan disampaikan, Pimpinan Bank Riau Kepri Capem Daik, Kepala BRI Cabang Daik, serta Kepala Dinas Tenagakerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Lingga dengan di ikuti 100 orang peserta, Kamis (7/9).

Adapun masyarakat yang terlibat ikut dalam sesi acara tersebut, masayarakat yang  ingin berusaha dan yang sudah menjalankan usaha maupun yang  menlakukan usaha keluarga dan rumah tangga, UKM, pngurus LAM kecamatan serta pelajar jurusan pariwisata.

Ketua LAM Kabupaten Lingga Dato H Muhammad Ishak mengaku, LAM sudah menyusun rencana kegiatan yang harus dilakukan dalam jangka pendek dan program kegiatan jangka waktu lima tahun.

"LAM akan berusaha melakukan kegiatan-kegiatan yang mudah-mudahan akan bermanfaat bagi masyarakat Melayu. Jadi LAM tidak saja pelestarian adat, tapi bagaimana membangkitkan budaya kerja masyarakat Melayu untuk memanfaatkan potensi dan peluang yang ada," ungkapnya, ketika memberi sekapur sirihnya, Rabu (6/7).

Dato H Muhammad Ishak juga menyebutkan, Bunda Tanah Melayu juga di ibaratkan seperti segumpal tanah surga yang dicampakkan ke bumi, artinya Kabupaten Lingga memiliki Sumber Daya Alam (SDA) atau potensi luar biasa dan komplit.

"Itu anugerah yang dititipkan Allah SWT di Bumi Bunda Tanah Melayu Kabupaten Lingga, jadi harus kita manfaatkan. Masyarakat Melayu harus menangkap peluang terhadap program yang telah di bangun pemerintah pusat dan daerah," paparnya.

Sementara Dato Seri Lela Budaya Rida K Liamsi memaparkan, semangat orang Melayu untuk berusaha memang ada sejak dahulu, jadi perlu dibangun dan dibarengi dengan percaya diri yang tinggi.

"Perlu fokus dan harus kreatif, dalam berusaha pasti ada masalah dan resiko, karena itu masalah dan resiko harus dikelola dan di atasi serta tak boleh putus asa," pesan Rida memberi petuah pada peserta.

Dia mencontohkan Kedai Kopi Balang yang ada di Daik Lingga, itu menurutnya sudah memberi contoh dan dapat di kembangkan lebih besar lagi.

Sedangkan Zulkamirullah lebih dikenal dengan Bang Joi juga putra dari Kabupaten Lingga dan tergolong sukses di Tanjungpinang berbagi pengalaman menuju sukses.

"Disamping berusaha jangan lupa beribadah, seperti rutin melaksanakan salat dhuha dan berzakat serta bersedekah," imbuhnya. (mrs)