Sabtu, 09 September 2017, 12:53

Beasiswa untuk 360 Anak Muda Belajar di Tiongkok

SURABAYA-POSMETRO.CO : Perasaan Hani Puspitaningrum Nur Mamuri campur aduk ketika dirinya bisa duduk bersimpuh di hadapan mantan ibu negara, Sinta Nuriyah Wahid.

Saking bangganya, mata gadis asal Kalimantan Utara itu sampai berkaca-kaca. Dia meminta doa restu kepada istri almarhum Abdurrahman Wahid itu untuk menimba ilmu ke Tiongkok.

Di Tiongkok, Hani akan mengambil jurusan kedokteran di Hubei Polytechnic University. ''Saya sejak lama pengen jadi dokter. Tapi karena saya dari SMK sulit untuk masuk fakultas kedokteran di Indonesia,'' katanya.

Hani merupakan satu dari 360 anak muda yang hendak berangkat menimba ilmu ke Tiongkok. Mereka diberangkatkan atas beasiswa dari Indonesia Tiongkok Culture Centre atau ITCC.

''Ini merupakan tahun ketujuh kami memberangkatkan anak-anak muda untuk melanjutkan studi di Tiongkok,'' kata Dahlan Iskan selaku Pembina ITCC.

Dahlan mengaku bangga karena dari tahun ke tahun mereka yang mendapatkan beasiswa ke Tiongkok semakin banyak. Mereka berasal dari berbagai daerah di tanah air. Tahun ini terbanyak dari provinsi terbaru di Indonesia, yakni Kalimantan Utara (Kaltara).

''Juaranya tahun ini dari Kaltara, ada 65 calon mahasiswa yang diberangkatkan. Hebat gubernurnya,'' puji Dahlan pada Gubernur Kaltara Irianto Lambire yang kemarin hadir mendampingi warganya.

Selain dari Kaltara, calon mahasiswa dari Papua juga banyak. Ada 28 orang. Para calon mahasiswa dari Papua itu sempat unjuk penampilan. Mereka menarikan tarian daerah. Dahlan ikut larut menari bersama mereka.

Dahlan juga mengapresiasi SMA 1 Nahdlatul Ulama Gresik. Tahun ini, mereka mengirimkan 19 calon mahasiswa untuk studi ke Tiongkok.

Seremoni pemberangkatan calon mahasiswa ke Tiongkok tahun ini memang istimewa. Sinta Nuriyah menyempatkan hadir. Pada para calon mahasiswa, Sinta berpesan agar mereka tak sekadar membawa misi pribadi. Namun, anak-anak itu juga harus membawa nama bangsa. ''Anda ini duta bangsa. Tolong harumkan nama Indonesia,'' ujarnya.(jpnn)