Minggu, 10 September 2017, 12:26

Kades Tanjung Tertangkap OTT

NATUNA-POSMETRO.CO : Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Natuna, menangkap Musmulyadi (40) bin Harun dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu warung di Pantai Tanjung, Sabtu (9/9/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Musmulyadi ini merupakan Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut yang tinggal di RT 002 RW 001," ungkap Kapolres Natuna, AKBP, Charles P Sinaga melalui saluran seluler, Sabtu sore.

Dalam OTT ini kata Kapolres diamankan uang senilai Rp 500 ribu dengan pecahan Rp50 ribu."Uang ini merupakan sisa dari pengurusan surat tanah dari salah seorang warga," kata Kapolres.

Dari hasil interogasi di lapangan terang Kapolres, biaya untuk kepengurusan tanah ditentukan oleh Kepala Desa (Musmulyadi-red) tersebut.

Adapun biaya pada saat  kepengurusan surat tanah tersebut ujar Kapolres adalah sebesar Rp2 juta yang oleh si pembeli baru dibayar sebesar Rp1.5 juta.

"Dan sisanya Rp500 ribu ini dibayarkan si pembeli pada saat surat telah diterbitkan dan sudah mempunyai uang. Yang akhirnya sisa uang sebesar Rp 500 ribu ini dibayarkan pembeli tanah pada hari Sabtu tanggal 09 September 2017 sekira pukul 14.00 Wib di salah satu warung yang terletak di Pantai Tanjung," tambah Kapolres.

Kronologis Kejadian terang Kapolres, sekitar pukul 12.00 WIB, anggota Satgas Saber Pungli mendapat informasi dari seorang masyarakat bahwa akan ada transaksi uang untuk kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung.

"Dengan mendalami informasi tersebut, tim melakukan pengintaian di sekitaran daerah Tanjung," kata Kapolres.

Pada saat melakukan penyisiran di daerah Tanjung jelas Kapolres lagi, anggota Satgas Saber Pungli melihat ada 2 (dua) orang laki-laki sedang duduk di salah satu warung di Pantai Tanjung.

Kemudian anggota Satgas melakukan pengintaian dan melihat salah satu laki-laki memberikan uang.

Selanjutnya anggota Satgas langsung menghampiri kedua lelaki tersebut dan langsung mengamankan lelaki yang menerima uang tersebut yang tak lain adalah Kades Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna.

"Dan setelah diinterogasi, akhirnya lelaki yang mengaku bernama Musmulyadi mengaku sebagai Kepala Desa Tanjung dan uang yang diterima tersebut adalah uang dari kepengurusan surat-surat tanah," jelas Kapolres.

Selanjutnya tutup Kapolres terhadap Kades ini diamankan untuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Kades ini sekarang dalam pemeriksaan penyidik untuk pendalaman kasus ini," tutup Kapolres.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Natuna, AKP Kamarudin juga melalui saluran seluler mengaku, usai pemeriksaan oleh tim secara maraton, terhadap Kades ini langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Dikatakan dia pasal disangkakan terhadap Kades tersebut sesuai yang di atur dalam UU tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Hukuman nya di atas 5 tahun kurungan. Dalam hal ini bukan pembeli, tapi salah seorang yang mengurus tanah," tegas Kabareskrim.

Sementara itu salah seorang warga desa Tanjung, Parman (32) saat dijumpai mengaku terkejut atas penangkapan Kades ini.

Dikatakan dia, sehari-hari Kades ini begitu baik dan sering menjumpai warga baik dalam berbagai kegiatan.

Meski demikian dirinya sangat mendukung atas apa yang dilakukan oleh Saber Pungli Polres Natuna.

"Ya, kami terkejut bang. Kades ini saya nilai orang nya baik. Walau kelihatan baik, yang didalam dirinya kami tak tau. Dan saya sebagai warga sangat mendukung OTT ini, semoga hal ini menjadi pelajaran dan tak terulang lagi secara umum di kabupaten Natuna ini," kata dia. (maz)