Jumat, 15 September 2017, 18:50

Narkotika ke Natuna Melalui Jasa Pengiriman Barang

NATUNA-POSMETRO.CO : Kapolres Natuna, AKBP, Charles P Sinaga mengungkapkan jika peredaran narkoba di daerah ini diseludupkan para pengedar lewat jasa pengiriman barang.

"Penyeludupan narkoba ke Natuna disinyalir dilakukan oleh pengedar dengan berbagai modus, baik melaui jasa pengeriman laut maupun udara," ungkap Kapolres dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media, Jumat (15/9/2017) siang 

Hal ini kata Kapolres dikarenakan barang-barang yang masuk ke wilayah Natuna tanpa didukung sarana dan prasarana yang memadai seperti minimnya alat pendeteksi atau exrei, tak ada bea dan cukai, hingga banyaknya pelabuhan tikus sehingga luput dari penjagaan petugas.

"Kami mendeteksi jika Narkotika masuk ke Natuna melalui jasa pengiriman barang. Pengawasan barang-barang yang masuk ke Natuna ini sangat lemah karena tak didukung alat pendeteksi, tak ada bea dan cukai juga banyak pelabuhan tikus sehingga luput dari pantauan petugas," terang Kapolres.

Kemudian terang Charles, wilayah Natuna merupakan tujuan utama oleh para pengedar untuk menjual Narkotika dari dari berbagai macam jenis.

"Hal ini sudah kita ketahui sejak beberapa waktu belakangan. Ya, kita menduga ada jaringannya, sebab semakin hari semakin banyak laporan yang diterima dari masyarakat," terang Kapolres.

Dia berharap ada kerjasama yang baik antara pengusaha jasa pengiriman barang dengan petugas Kepolisian agar peredaran narkotika di wilayah ini bisa di minimalisir.

"Ya pencegahan tak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Semua unsur harus bekerja sama, baik Polri, TNI, Pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Kalau semua peduli, maka peredaran narkotika di daerah ini bisa ditekan dan siminimaliisir sekecil mungkin," kata dia.

Kepada pengusaha jasa pengiriman barang tambah Kapolres agar lebih waspada adanya paket pengiriman yang mencurigakan.

"Kita minta jika ada yang mencurigakan untuk bisa melapor ke petugas. Sekarang pengedar Narkotika menggunakan berbagai modus untuk merusak generasi," tambah Kapolres.(maz)