Minggu, 17 September 2017, 12:47

Aksi "Standing" Di Coastal Area Bikin Resah Pengguna JalanĀ 

KARIMUN-POSMETRO.CO: Usia mereka masih belia, rata-rata berkisar 14-17 tahun. Namun aksi mereka terbilang nekat. Satu persatu mereka melaju dengan kecepatan tinggi, lalu mengangkat stang motornya hingga melakukan aksi "standing" di jalan raya. 

Ironisnya aksi standing itu dilakukan di tengah ramainya arus lalulintas kendaraan di depan panggung Sri Kemuning Coastal Area. Jelas aksi di Sabtu (16/9/2017) malam itu membuat pengguna kendaraan lainnya resah.


Seolah tak lagi punya rasa takut, motor matic yang ditunggangi dua anak baru gede (ABG) tersebut pun melakukan aksi yang membahayakan.


Bahkan aksi mereka menjadi tontotan dari beberapa ABG baik pria dan wanita yang juga nongkrong di pinggir trotoar pinggir jalan itu. Mereka rata-rata berkelompok, bahkan terlihat malam itu, dari satu kelompok seola saling mengutus satu motor untuk menunjukan aksi standing mereka.


Jelas aksi para bocah yang diperkirakan masih berstatus pelajar ini membuat resah para pengguna jalan lainnya malam itu.


"Jelas buat kita takut mas, kalau jatuh gimana, ini orang tuanya harusnya mengawasi mereka, tapi sepertinya orang tuanya gak tahu kalau anaknya melakukan aksi membahayakan ini," ujar Ani salah seorang pengguna jalan yang berhenti saat melihat aksi para ABG tersebut.


Sama dengan Ani, Hendra pun demikian. Pria berkacamata ini mengaku sangat prihatin akan ulah para anak-anak ini. 


"Lihat itu, seperti tak takut mati, kalau terjatuh siapa coba yang susah, pengguna kendaran di belakanganya juga yang susah, kalau ia sempat berhenti kalau gak apa gak kelindas anak itu kalau jatuh. Karena mereka standing tiba-tiba, ini sangat membahayakan. Ini harus dapat perhatian dari aparat lah," tegasnya lagi.


Sementara Kasat Lantas Polres Karimun yang dikonfirmasi posmetro.co malam itu, menyatakan pihaknya informasi tersebut menjadi atensi pihaknnya. Bahkan sesaat setelah dikonfirmasi, sejumlah mobil patroli dari Sat Lantas Polres Karimun, Provos TNI langsung tiba di lokasi. 
Satu persatu para pelaku standing itu pun berhamburan kabur meninggalkan lokasi.


"Ini jadi atensi kita, semua akan kita awasi, karena ini membahayakan sekali, kita harap juga peran orang tua dan warga ikut andil dalam menghentikan aksi mereka," ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku F Kenedy SIk singkat.(ria)