Kamis, 21 September 2017, 17:04

Cuaca Buruk, Indra Perkasa 159 Gagal Bawa Rombongan Bupati ke Midai

NATUNA-POSMETRO.CO : Kapal Dinas Pemkab Natuna, MV Indra Perkasa 159 yang membawa rombongan Bupati Natuna, Hamid Rizal dan sejumlah anggota DPRD serta sejumlah tokoh masyarakat Natuna yang sedianya hendak memperingati 1 Muharom 1439 H di kecamatan Midai terpaksa putar haluan kembali ke pelabuhan Tanjungpayung Penagi setelah sempat berlayar kurang lebih 1 setengah jam.

"Kapal Indra Perkasa 159 berangkat dari pelabuhan Penagi hari Rabu (2O/9/2017) sekitar pukul 3 sore,  dijadwalkan sampai Midai pukul 17.30, tapi karena diterpa cuaca buruk terpaksa putar haluan kembali ke pelabuhan Tanjung payung Penagi," jelas Iskanda DJ selaku Kadisperhubungan kabupaten Natuna, Kamis (21/9/2017) pagi.

Menurut Iskandar, awalnya cuaca bagus-bagus saja saat ferry berangkat dari Penagi hingga lepas di perairan Pulau Tiga, tapi cuaca mendadak memburuk.

"Saat berangkat cuaca bagus, cukup cerah malah pak Bupati dan sejumlah anggota dewan sempat duduk santai di dek atas menikmati perjalanan, kita kena badai sekitar 1 setengah jam perjalanan, MV Indra Perkasa 159 dirancang tahan badai dan masih sanggup berlayar hingga ke Midai tetapi melihat kondisi penumpang yang sebagian besar ibu-ibu dan orangtua lansia tokoh masyarakat kita putuskan balek belakang kembali ke Penagi, kondisi fisik dan emosional mereka jadi pertimbangan utama," terang Iskandar.

Alasan kedua kata Iskandar, jadwal jadi berubah karena waktu yang seharusnya tiba di Midai masih cukup terang jika dilanjutkan akan molor dan masuk alur saat cuaca sudah gelap akan membahayakan.

"Selain alasan utama terkait kondisi penumpang kedua jika kita paksakan tetap menuju Midai sampai Midai sudah gelap akan sangat membahayakan jika cuaca gelap, angin kencang dan gelombang kuat, alur pelabuhan Midai jauh dan sempit juga banyak karang, kapal perintis bahkan Bukit raya saja bisa kandas karang apalagi MV Indra Perkasa yang jauh lebih ringan," kata Iskandar.

Jadi tambah Iskandar, MV Indra Perkasa 159  pulang belakang bukan karena kondisi desain kapal yang tak mampu menghadapi ombak Laut Natuna Utara, tetapi semata-mata karena alasan kondisi penumpang dan keselamatan

"Kapal kan sudah sesuai spek dan desaiannya mampu berlayar di laut Natuna dalam kondisi cuaca ekstrem, alat navigasi dan keselamatan juga canggih, masalahnya di penumpanngnya dan kondisi alur berkarang yang membahayakan, maka kita putuskan balek ke Penagi," kata Iskandar.

Sebagaimana diketahui, MV Indra Perkasa 159 ini didanai oleh APBD Natuna tahun anggaran 2017 senilai hampir Rp27 miliar.

Saat ini kapal itu masih dalam tahap uji coba dan belum diserahterimakan dari galangan kapal PT Palindo Marine Batam ke pemkab Natuna

Sesuai tahapan sejak turun dari galangan 14 September lalu, hingga beberapa minggu kedepan MV Indra Perkasa 159 harus menjalani ujicoba pelayaran di Laut Natuna sekaligus sebagai pelatihan pengenalan kepada ABK kapal yang dipersiapkan.

Spesifikasi kapal yang tergolong mewah ini bermesin turbo 2 speed, dengan panjang 31 meter, lebar 5,8 meter, tinggi 2,55 meter, sarat air 1meter, tangki bahan bakar 6.000 liter, tangki air tawar 1.000 liter, serta berkapasitas penumpang 48 orang tambah 8 ABK dan memiliki mesin penggerak Marine Engine 2x1400 HP serta kecepatan 28 knot perjam. (maz)