Kamis, 05 Oktober 2017, 15:41

Ketika Dokter Ditangkap di Klinik

PINANG, POSMETRO.CO : Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya menyergap dr Tajri, terpidana kasus korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2009 di Batam. Ia telah lama menjadi buronan Kejati Kepri usai putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) turun sejak 2 tahun silam.

Informasi yang dihimpun POSMETRO, dr Tajri merupakan satu dari tiga terpidana dalam kasus korupsi Alkes Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2009 yang di tangani oleh Kejati Kepri tahun 2013 lalu. Ia merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan alkes di Rumah Sakit Kabupaten Kepulauan Anambas.

Selain dr Tajri, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Sofyan dan Yuni Widianti merupakan direktur CV Intan Diagnostik pemenang tender senilai Rp3.262.800.000. Keduanya terlebih dahulu telah dieksekusi untuk menjalani hukuman di Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Dalam proses di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, dr Tajri sempat menjalani tahapan persidangan hingga putusan. Dalam putusan tersebut, majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap dr Tajri selama 3 tahun denda Rp30 juta subsider 3 bulan kurungan. Pada saat tahapan diakhir-akhir sidang, dr Tajri jatuh sakit dan meminta izin untuk tidak mengikuti proses persidangan.

Namun, melalui pengacaranya, dr Tajri pun mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Di Pengadilan Tinggi, dr Tajri malah divonis hukuman lebih lama yakni 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. Tetapi, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kepri mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Sembari menunggu putusan kasasi, dr Tajri bebas melenggang. Sebab, sejak izin sakit itu, dr Tajri menghilang dalam waktu yang cukup lama. Namun, pada tanggal 30 Juli 2015, putusan kasasi pun turun dari MA yang menyatakan dirinya harus menjalani hukumannya penjara selama 4 tahun dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut Wakil Kepala Kejati Kepri, Asri Agung Putra mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dr Tajri, terpidana kasus korupsi alkes Rumah Sakit di Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2009. dr Tajri diamankan saat hendak melaksanakan praktik di salah satu klinik di Batam oleh tim Pidsus Kejati Kepri pada Kamis (5/10) pagi.(bet)