Selasa, 10 Oktober 2017, 15:20

Disdik Batam Ajukan 150 Orang Guru Komite Menjadi Pengawai Kontrak

BATAM, POSMETRO.CO : Dinas Pendidikan Kota Batam, telah mengajukan 150 guru komite menjadi tenaga kontrak Pemerintah Kota (Pemko) Batam, tahun 2018 mendatang. Sementara pembayaran gaji para pahlawan tanpa jasa ini melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Kita sudah ajukan, tinggal menunggu disetujui. Jika di disahkan jadi tidak ada masalah lagi," ujar Muslim Bidin, Kepala Disdik Batam, Senin (9/10).

Ia mengatakan guru yang dikategorikan lulus terdaftar sebagai pengawai kontrak harus memenuhi kualifikasi. Yakni harus Strata Satu (SI), jurusan pendidikan. Sedangkan yang masih melanjutkan pendidikan diminta untuk menyelesaikannya sekolahnya.

"Jadi yang memenuhi kualifikasi ini nanti akan terdaftar dan menerima gaji dari APBD tahun 2018," katanya.

Diakuinya saat ini guru yang masih tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat masih ada. Namun, jumlahnya tidak terlalu banyak. Rata-rata mereka tersebar di kawasan hiterland. Sedangkan guru yang tamatan SI kebanyakan di mainland.

"Kalau guru tamatan SMA masih ada tapi sedikit tak banyak. Kebanyakan di wilayah pesisir di kota Batam. Karena banyak guru ini tidak mau ditempatkan di pulau," jelas mantan guru itu.

Untuk itu katanya pihaknya mendorong para guru tamatan SMA untuk melanjutkan pendidikannya. Agar sesuai kualifikasi menjadi pengajar di sekolah. Dari data yang tercatat tahun 2017 ada sebanyak 161 guru yang belum tercover dari APBD tahun ini. Dan keseluruhan berharap dari gaji dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Iya anggaran terbatas jadi pakai dana bos bekisar Rp500 hingga Rp1 juta. Tergantung dana yang diterima mereka," sebutnya.(hbb)