Kamis, 12 Oktober 2017, 11:12

Buron Polres Karimun Ditangkap di Parkiran Nagoya Hill

KARIMUN, POSMETRO.CO: Roy alias Yoi akhirnya berhasil diamankan polisi. Ia tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO) Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun, sejak Sabtu (23/9/2017) lalu. Pelaku diamankan polisi saat berada di parkiran Nagoya Hill, Batam pada Minggu (8/10/2017).


Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias SIK yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan pelaku Roy diamankan sekitar pukul 16.00 WIB kemarin saat baru tiba di parkiran Nagoya Hill batam.


Saat itu Roy alias Yoi sedang bersama teman wanitanya. Namun setelah didalami sang wanita tidak ada terkait dengan kaburnya pelaku. Roy  pun langsung dibawa ke Tanjungbalai Karimun sore itu juga. 


Penangkapan Roy menjadikan titik terang kasus kepemilikan 6 paket sabu-sabu dengan berat kotor 1,29 gram, 1 Unit timbangan digital, 1 Buah botol alat hisap shabu, 1 Buah kaleng permen Doublemint, 1 Buah sendok shabu, 2 Buah mancis gas, 1 Unit Handphone merk Samsung, yang ditemukan polisi dalam penggerebekan kos-kosan di Baran. 


"Atas penangkapan Roy alias Yoi kasus ini bisa kita lanjutkan kembali dan ia juga sudah mengakui barang haram tersebut miliknya, untuk dua wanita berinisial RWB (25) dan IW (32) saat ini statusnya masih sebagai saksi. Namun karena hasil tes urine keduanya hasilnya positif, akan kita usulkan untuk dilakukan rehabilitasi nantinya," terang Nendra kepada posmetro.co, Selasa (11/10/2017).


Tak sampai di situ, tertangkapnya Roy ini juga membuat titik terang terkait kepemilikan lencana seorang aparat penegak hukum yang ditemukan di kos-kosan tempat ditemukan sabu-sabu tersebut.


Roy yang dikonfirmasi mengaku barang haram tersebut memang berasal dari tangannya. Ia juga mengaku baru melakukan pemaketan sabu-sabu tersebut menjadi 6 paket.


"Saat datang petugas yang ngecek kos-kosan itu saya langsung sembunyikan ke atas plafon kamar mandi, sebenarnya barang itu bukan punya saya tapi punya PD yang dititip ke saya untuk di paketin jadi kecil-kecil, kemudian PD pergi mau ngantar ikan ke Baran," ujar Roy.


Dan saat petugas sedang mengecek indetitas dua wanita yang satu diantarnya merupakan pacarnya, Roy alias Yoi pun melarikan diri dengan berpura-pura ke toilet.


"Saya kabur dan meninggalkan barang itu di atas plafon, dan terkait temuan lencana itu tak ada sangkut paut dengan narkoba, lencana itu saya bawa dari dalam mobil, mobil itu saya pinjam dari teman bernama Ijal, saya membawa lencana itu ke kos-kosan untuk menyelematkan saja, karena mobil CRV itu rencana mau dibawa PD. Karena mau dipakai penjahat istilahnya makanya saya amankan ke atas takut di pakai untuk yang tidak-tidak," ucap Roy lagi.


Ditegaskan Roy lagi, lencana tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan narkoba bahkan pemilik lencana tersebut pun ia tak mengenalnya.


Sementara sejak dinyatakan DPO, Roy bersembunyi di Bati, Kecamatan Tebing selama 3-4 hari, kemudian ia kabur ke Batam melalui Pelabuhan Roro Parit Rampak, dan selama di Batam ia tinggal di kos-kosan di Seraya Batam.(ria)