Kamis, 12 Oktober 2017, 15:45

Ini Penyebab Tiga Brimob Tewas Tertembus Pelor

 JAKARTA , POSMETRO.CO : Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah menerima informasi tentang tewasnya tiga anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah akibat tembakan pada Selasa (11/10) petang. Menurut Tito, pelaku penembakan yang juga anggota Brimob sedang dalam kondisi stres akibat utang.

"Untuk sementara motifnya pribadi, masalah utang sehingga stres," ujar Tito Karnavian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Tito mengakui, insiden polisi yang menembak rekan atau bunuh diri dengan senjata Polri memang sudah sering terjadi. Namun, katanya, setiap anggota Polri yang akan dibekali senjata api harus menjalani prosedur panjang, termasuk tes psikologi.

Oleh sebab itu, apabila di kasus penambahakan di Blora tersebut ada pelanggaran mekanisme dalam mendapatkan senjata, maka harus ada yang mendapat sanksi. "Maka ada aturan sanksi yang cukup keras," katanya.

Namun, Tito juga meminta kasus itu tak menjadikan pihak lain memiliki persepsi negatif terhadap polisi. Sebab, masih banyak polisi yang memegang senjata api dan menggunakannya dengan sangat baik.

"Berharap tidak digeneralisasi anggota Polri dengan pengunnan senjata api," kata mantan Kapolda Papua itu.

Sedangkan Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan tiga anggota Brimobyang tewas di Blora murni persoalan internal. “Tidak menyangkut masyarakat,” tegasnya.

Mantan ajudan Wapres Jusuf Kalla itu menuturkan, Polda Jawa Tengah sudah menangani persoalan itu. KArena itu, Mabes Polri tak akan turun tangan.

“Itu masalah internal, oleh karena itu cukup ditangani Polda Jateng,” ujar jenderal Polri berbintang tiga itu.

Seperti diketahui,  anggota Brimob Bripka BT diduga terlibat pertengkaran dengan dua rekannya, Brigadir BW dan AS. Selanjutnya, Bripka BT diduga menembak dua rekannya hinga tewas. Akhirnya, Bripka BT bunuh diri.(cr2/JPC/boy/jpnn)