Jumat, 13 Oktober 2017, 12:31
DPRD Sarankan Pemko Razia Rutin

Inilah Jadwal Sidak Panti Pijat Plus di Batam

POSMETRO.CO: Pasca penangkapan jaringan prostitusi berkedok panti pijat di Tiger Massage, Batuampar, Komisi I DPRD Kota Batam meminta kepada Pemerintah Kota Batam, terutama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam bersama Satpol PP agar melakukan fungsi pengawasan terhadap panti pijat yang sudah dikeluarkan izinnya.

Muhammad Musofa, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, mengatakan bahwa selama Komisi I DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (Sidak), selalu ada saja panti pijat yang kedapatan menawarkan pelayanan plus-plus. Tentunya, hal ini sudah melanggar izin yang dikeluarkan, dan tidak sejalan dengan cita-cita Batam sebagai Kota Madani.

"Kedua, ada yang mempekerjakan anak di bawah umur. KTP, dibuat umur lebih  tua. Ini sudah masuk pemalsuan identitas," kata Musofa, Kamis (12/10) di Kantor DPRD Kota Batam.

Hal ini dirasa sudah menjadi pelanggaran yang sangat fatal. Selain mempekerjakan dibawah umur, pemalsuan identitas juga bisa berujung pada hukum pidana.

"Izin panti pijat banyak yang disalahgunakan. Jadi harus dilakukan pengawasan dan dijadikan rutinitas. Paling tidak satu minggu sekali," katanya.(iik)