Kamis, 19 Oktober 2017, 16:15

Gubernur Pastikan Investasi di Kepri Membaik

BINTAN, POSMETRO.CO : Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ingin memastikan kegiatan investasi di Kepulauan Riau berjalan baik. Selain berupaya terus meningkatkan investasi yang masuk, usaha yang ada harus terus berkembang.

“Semuanya harus berlangsung dengan baik. Terutama untuk yang baru investasi maupun yang ingin mengembangkan usahanya,” kata Nurdin usai melakukan peninjauan ke Bintan Alumunia, di Galang Batang, Bintan, Rabu (18/10).

Kawasan ini baru ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sesuai PP 42 Tahun 2017. Pada kawasan seluas 2.300 hektare ini, investasi awal yang masuk sepanjang enam tahun ke depan mencapai Rp36,6 triliun. Selain pabrik-pabrik, juga dibangun smelter dan PLTU. Tahap pertama, akan terserap 1.000 tenaga kerja.

Sepanjang Rabu (18/10) lalu, aktivitas Nurdin terfokus pada kegiatan investasi. Nurdin memulai pagi bertemu dengan CCCTDC sebuah perusahaan yang berasal dari Tianjin - Republik Rakyat Tiongkok yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur, di Best Western Premier Panbil Batam.  Pada pertemuan itu, Nurdin Basirun menegaskan, pemerintah akan membantu dan mempermudah izin untuk setiap investasi yang masuk. Apalagi Presiden Joko Widodo selalu mempertegas dan mengingatkan daerah untuk mendukung masuknya investasi jangan gagal hanya karena izin yang bertele-tele.

“Untuk perizinan, tidak akan dipersulit dengan membawa berkas berkoper-koper. Banyak kemudahan tanpa melanggar peraturan,” kata Nurdin. Kepada investor Tiongkok, Nurdin menawarkan untuk melihat banyaknya peluang investasi di Kepri. Apalagi, Kepri menjadi penyokong utama Indonesia menjadi pusat maritim dunia. Pembangunan infrastruktur untuk itu semua terus digesa.
“Banyak peluang dan sangat menguntungkan berinvestasi di Kepri. Segala sektor bisa diinvestasikan,” kata Nurdin.

Tak hanya itu, Nurdin juga menjamin pasokan tenaga kerja yang berkualitas sudah tersedia di Kepri. Sumber daya pekerja malah bisa bersaing dengan pekerja asing.(***)