Sabtu, 28 Oktober 2017, 23:21

Walah, Bang Haji Rhoma Nilai Sipol KPU Amburadul

JAKARTA, POSMETRO.CO : Partai Islam, Damai dan Aman (Idaman) menilai Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), yang dibangun Komisi Pemilihan Umum (KPU) amburadul.

Bahkan, partai yang dipimpin Pedangdut Senior Rhoma Irama itu mengklaim mengantongi bukti kacaunya sistem informasi KPU.

Menurut Sekjen Partai Idaman, Ramdansyah Bakir, Sipol yang amburadul itulah yang membuat Partai Idaman tidak lolos pendaftaran sebagai parpol peserta Pemilu 2019.

"Jadi kami minta di akhir ini kesamaan hak, lah. Bahwa ketika kami dengan Sipol yang katakanlah tanda kutip amburadul, yang menyebabkan kami tidak bisa mendaftar," kata Ramdansyah dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (28/10).

Ramdansyah menuding terdapat beberapa parpol peserta Pemilu 2014 yang memasukkan data tidak valid. Bahkan, data kosong di Sipol KPU.

Meski demikian, dia enggan mengungkap parpol yang dimaksud.

"Ternyata kami bisa buktikan Parpol yang bahkan di Senayan ternyata juga mengupload data yang tidak baik, tidak tepat, bahkan kosong," ujarnya.

Karena itu, Ramdansyah meminta KPU juga tidak meloloskan beberapa parpol tersebut demi rasa keadilan.

"Tapi kalau mereka diloloskan, juga parpol baru diloloskan, kami juga punya hak yang sama untuk ikut diloloskan. Dan kita buktikan dengan hard copy," jelasnya.

Ramdan menyebut Partai Idaman mengantongi bukti adanya beberapa parpol yang memasukkan data tidak tepat pada Sipol KPU.

Nantinya, bukti itu menjadi bahan Partai Idaman melaporkan KPU ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran administrasi dalam proses pendaftaran peserta Pemilu 2019.(put/JPC)