Minggu, 29 Oktober 2017, 22:03

Byarrr, 33 Kapal Asing Pencuri Ikan Ditenggelamkan

NATUNA, POSMETRO.CO : Kembali 33 Kapal Ikan Asing (KIA) pelaku Ilegalfising diperairan Natuna tangkapan Lanal Ranai, ditenggelamkan di Sabang Mawang, Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Minggu (29/10) siang pada pukul 11.30 WIB.

Penenggelaman ini dikomandoi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pujiastuti juga selaku Komandan Satgas Pembernatasan dan Penagkapan ikan secara Ilegalfising dari atas kapal Orca O2 merupakan Kapal Pengawas Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan dan Sumberdaya Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ikut menyaksikan penenggelaman Kapal Ikan Asing (KIA) ini, Wakasal, Laksdya TNI, Achmad Taufiqoerrochman, Pangarmabar Laksda TNI, Aan Kurnia, Bupati Natuna, Hamid Rizal, Danlanal IV, Danlanal Ranai, Dandim serta akan dihadiri oleh pejabat daerah dan utusan FKPD terkait serta jajaran KKP dan PSDKP juga camat dan masyarakat Natuna.

Sebelum penenggelaman KIA ini dari atas KRI Karelsatsuitubun 356, Menteri Susi Pujiastuti mengatakan penenggelaman kapal yang telah dilakukan sejak 2015 lalu, ini membuktikan jika Indonesia sangat berdaulat tehadap lautnya mulai dari Sabang hingga Merauke.

"Sesuai intruksi Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu yang mana untuk menjadi Indonesia sebagai poros maritim dunia maka perlu pengawasan lautan sebagai kedaulatan NKRI. Kedaulatan dilautan NKRI mejadi hal yang sangat penting dan harus dimiliki dan dikuasai oleh negara," ungkap Mentri Susi Pujiastuti

Kata Menteri Susi, laut telah lama tidak menjadi sumber kehidupan dan tak dikelola dengan baik. Maka sudah saatnya kita bangkit dan dikelola dengan baik.

"Kita tak akan menyalah siapa-siapa, hanya saja  mulai saat ini, mari kita rebut momen ini untuk kedaulatan negara kesatuan RI," kata Menteri Susi juga sebagai Komandan Satgas 115.

Sebagaimana diketahui tambah Menteri KKP itu, Indonesia merupakan daerah kelautan nomor dua terpanjang di dunia.

"Dengan dibentuknya Satgas 115 menunjukan komitmen pemerintah dalam menjaga laut Indonesia, dari Sabang hingga Merauke," tambah Menteri KKP tersebut.

Susi menerangkan jika stok ikan Indonesia saat ini naik menjadi 12,5 juta ton pertahun artinya ada peningkatan sejak tahun 2015 lalu yang hanya berkisar 6 hingga 8 juta ton pertahun.(maz)