Senin, 30 Oktober 2017, 23:31

APBD P Tanjungpinang, Disahkan DPRD pada Awal November Ini

PINANG, POSMETRO.CO : Bulan Oktober segera berakhir, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017 Kota Tanjungpinang, tak kunjung disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang. 

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno berjanji akan mengesahkan APBD Perubahan itu pada awal November mendatang.

"Targetnya, minggu depan sudah kita selesaikan (di Sahkan) APBD Perubahan, karena APBD P ini kan tidak terlalu banyak perubahannya," kata Suparno saat menghadiri upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 di Lapangan Pamedan, A Yani Tanjungpinang, Senin (30/10).

Suparno menjelaskan, bahwa saat ini, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tanjungpinang tengah melakukan pembahasan APBD-P tahun 2017 Kota Tanjungpinang. 

Sehingga, program-program yang telah dicanangkan pada tahun 2017 ini bisa diselesaikan dan tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.

"Sekarang, Pansus (Panitia Khusus) sudah mulai bekerja, dan ini memang ditunggu oleh masyarakat, karena banyak kegiatan-kegiatan lainnya masing menunggu di APBD Perubahan," tuturnya.

Plafon APBD-P 2017 yang disampaikan oleh Pemko Tanjungpinang diperkirakan akan naik 4,34 persen dari APBD murni sebesar Rp921,5 miliar. Kenaikan belanja daerah pada APBD-P ini dikarenakan adanya peningkatan perolehan dana perimbangan dari berbagai sumber, yang mencapai hingga Rp39,996 miliar.

Adanya kenaikan anggaran pada APBD-P yakni bertambahnya pendapatan daerah sebesar Rp35,185 miliar, dari kondisi awal sebesar Rp906,5 miliar menjadi Rp941,685 miliar. 

Pada kelompok Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami perubahan sebesar Rp35,180 miliar dari semula Rp116,448 miliar menjadi sebesar Rp151,629 miliar atau bertambah 30,21 persen.

Selain itu, kata Suparno, dewan juga tengah menggesa pembahasan Kendati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD murni 2018 yang telah disampaikan Pemerintah Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu. Sehingga, pembahasannya juga harus digesa sebelum 30 November mendatang.

"Aturannya kan, APBD murni 2018 harus disahkan 30 November, maka dewan mesti harus bekerja ekstra," ungkapnya.

Kendati banyaknya pekerjaan dewan diakhir tahun ini, mulai dari pembahasan APBD Perubahan dan APBD Murni 2018, Suparno mengaku optimis akan selesai tepat pada waktunya. Sebab, jika hal itu tidak diselesaikan, maka dewan juga akan menerima resikonya.

"Harus optimis, karena kita juga akan kenakan sanksinya yang bisa merugikan kita, tetapi bukan bicara DPRD atau wali kota, karena semua ini untuk masyarakat," ujarnya.

Tak hanya itu, tambah Suparno, DPRD Kota Tanjungpinang diakhir tahun ini juga dikejar-kejar tugas yang lainnya yakni menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

"Tahun ini, banyak Ranperda yang harus kita selesaikan, 4 atau 5 Ranperda lagi, dan ini juga harus kita sahkan pada akhir tahun ini," pungkasnya.(bet)