Rabu, 01 November 2017, 18:12

Ini Tips Registrasi Ulang Nomor Hp Dari Kominfo

JAKARTA, POSMETRO.CO : Terjawab sudah pertanyaan perlu atau tidaknya registrasi ulang kartu seluler lama maupun kartu baru. Sebagian pihak bahkan meragukan jika imbauan regestrasi tersebut adalah hoax semata. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) via akun resminya  menyatakan memang itulah yang harus dilakukan oleh pemilik HP.

Cara registrasi ulang nomor lama Indosat, Smartfren, Tri: ULANG#NIK#No KK#

Xl Axiata: ULANG#NIK#No KK

Telkomsel: ULANG<spasi>#NIK#No KK#

Kirim ke 4444 untuk semua operator tadi.

Sedangkan registrasi baru nomor perdana dimulai 31 Oktober 2017. Agar nomor perdana aktif harus terlebih dahulu dilakukan registrasi baru nomor perdana. Apabila SMS dinyatakan valid, maka dalam waktu 1x24 jam, nomor perdana akan diaktifkan oleh provider.

Format registrasi baru nomor perdana:

Indosat             : NIK#NomorKK#

Smartfren          : NIK#NomorKK#

Tri                    : NIK#NomorKK#

XL                    : Daftar#NIK#NomorKK

Telkomsel      : Reg<spasi>NIK#NomorKK#

Kirim ke 4444 untuk semua operator tersebut.

"Sempatkan satu menit registrasi nomor seluler prabayar untuk kenyamanan seterusnya," ungkap Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Gun Gun Siswadi kepada INDOPOS (1/11). Manatan Direktur Diseminasi Informasi Badan Narkotika Nasional (BNN) itu menegaskan Kemenkomimfo sejak  31 Oktober 2017 sudah memberlakukan registrasi nomor seluler prabayar baik untuk kartu perdana dan  kartu lama.  "Tujuan registrasi tersebut adalah untuk memberikan perlindungan kepada pelanggan jasa telekomunikasi," ungkap Gun Gun.

"Satu Menit Registrasi Nomor Seluler Prabayar Untuk Kenyamanan Seterusnya dan Tata cara registrasi" tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Registrasi baru dan registrasi ulang secara mandiri dilakukan dengan mengirimkan SMS sesuai dengan format yang ditentukan oleh operator seluler. Setelah melakukan registrasi baru/registrasi ulang, pelanggan mendapatkan  jawaban atau konfirmasi dari operator seluler apakah Registrasi dinyatakan valid atau tidak valid dalam waktu 1 x 24 jam.

Registrasi ulang dimulai 31 Oktober 2017, dengan batas akhir tervalidasi pada 28 Februari 2018. Ditanya apa nomor HP akan diblokir jika tidak pernah registrasi ulang, Gun Gun membenarkannya. "Pemblokiran akan dilakukan bertahap," tuturnya.

Antara lain, pemblokiran layanan panggilan keluar dan layanan pesan singkat (sms) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 30 hari  sejak tanggal pemberitahuan registrasi ulang oleh penyelenggara jasa telekomunikasi. Ada pula pemblokiran layanan panggilan masuk dan layanan pesan singkat (sms) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 hari  sejak tanggal pemblokiran.

Begitu pula pemblokiran layanan internet jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 hari  sejak tanggal pemblokiran. (dni)