Rabu, 01 November 2017, 23:46

Viktor Laiskodat Segera Dipanggil Bareskrim

JAKARTA, POSMETRO.CO : Sudah tiga bulan lebih kasus ujaran kebencian yang dilakukan Politisi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) lama tak muncul ke permukaan. VBL juga sudah dilaporkan ke pihak yang berwenang, baik Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI maupun Bareskrim Mabes Polri.

Menguapnya kasus VBL membuat publik bertanya-tanya, seolah-olah Politisi dari partai pendukung Pemerintah ini dilindungi oleh aparat berwajib.

Namun demikian, menurut Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menegaskan masih menyelidiki kasus pidato kontroversi ketua Fraksi NasDem DPR RI tersebut. Penyidik akan memanggil Viktor untuk dimintai keterangan. "Ya mungkin kita akan periksa (VBL)," kata Ari di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Ari menuturkan, alasan lamanya kasus penghinaan kepada Partai Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS tersebut lantaran penyidik masih menelusuri status VBL ketika melakukan pidato di daerah pilihannya NTT. Apakah kapasitasnya sebagai anggota DPR RI yang tengah melakukan reses atau yang lain. "Kalau nggak salah dia itu terkait penugasan atau tidak nanti kita cek," tandas Ari.

Selain itu, untuk memperkuat penyelidikan, Bareskrim berencana memanggil ahli bahasa untuk mengusut kasus itu. Sebab, penyidik membutuhkan pendapat ahli bahasa guna mengetahui unsur pidana dalam pidato itu.

"Tetap jalan (kasus) belum sampai penyidikan. Kita dalami ada faktor pidana nggak. Mungkin kita juga butuh keterangan ahli bahasa, apa sih maksudnya dia," kata Ari.

VBL pertengahan Agustus lalu telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Partai Demokrat, Gerindra, PKS dan PAN dengan tuduhan melanggar UU ITE No 11/2008, Pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama, serta Undang-Undang Diskriminasi Nomor 40 tahun 2008 Pasal 4 dan Pasal 16 karena dianggap melakukan diskriminasi terhadap etnis atau golongan tertentu. (Jaa/jpg)