Sabtu, 04 November 2017, 12:20

Binis Lancar Berkat Penerbangan Sriwijaya Air

BATAM, POSMETRO.CO : Meski kondisi ekonomi disebut-sebut sedang lesu, tapi usaha Agus makin lancar. Penambahan jalur penerbangan Sriwijaya Air ke Natuna dari Batam menjadi penyebabnya.

"Alhamdulillah, lumayan. Jadi barang bisa lebih lancar," ujar warga Batamcentre itu.  Usahanya jual madu lewat online memang lumayan  menjanjikan. Madu-madu yang dijualnya di dapatkannya dari Natuna. "Banyak bang yang cari madu asli. Di Natuna masih bisa kita cari. Tapi juga musiman," tuturnya menambahkan.

Selama ini kata Agus, jadwal penerbangan ke Natuna cuma tiga kali seminggu. Sekarang sudah ditambah satu hari lagi. Praktis penambahan ini membantu mendokrak pengahasil Agus. Saat ini jadwal Sriwijaya Air ke Natuna Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. 

District Manager Sriwijawa Air Batam, Dedy Zulkarnain menyebut, memang saat ini sudah menambah jalur penerbangan ke Natuna. "Ini juga mendukung program pemerintah pusat yang mengembangkan daerah perbatasan. Jadi kamu juga konsen melakukan pengembangan," tuturnya saat berbincang dengan GM Posmetro Haryanto beberapa waktu lalu.

"Pemerintah sedang mensupport perkembangan daerah perbatasan, untuk migasa, pertahanan dan kelautan. Jadi kita juga support dengan transportasi."
Jalur ke Natuna itu juga menggunakan pesawat boeing. Pesawar jalur ke Natuna ini berkapasitas penumpang 80 sampai 120 orang. "Ya kita sesuaikan dengan kondisi bandarannya," ujarnya.

Selama ini Sriwijaya di Batam membuka jalur penerbangan ke Medan, Jakarta, Jambi, Tanjungkarangm dan Natuna. "Semua jalur satu kali tiap hari. Kecuali Natuna. Ini kita sesuaikan dengan permintaan," papar Dedy.

Memang diakui Dedy, kondisi lesunya ekonomi saat ini tetap berpengaruh terhadap bisnis penerbangan, tapi tidak begitu besar. "Pengaruh tetap ada. penurunan sekitar dua puluh persen," ujarnya.

Disebut Dedy tak bisa dipungkiri sampai saat ini jalur gemuk memang masih Jakarta. "Ya mudah-mudahan ekonomi membaik jadi kita juga bisa menambah jalur penerbangan," katanya.

Soal pelayanan Dedy juga menyebutkan tidak perlu kuatir dengan Sriwijaya Air. "Ini yang menjadi konsen kita. Sriwijaya mengutamakan pelayanan. Untuk maintenance kita menggunakan GMF (Garuda Maintenance Facility). Jadi terjamin. Alhamdulillah lebih baik," paparnya.

Sedangkan untuk persaingan harga tiket, Dedy menyebut, Sriwijaya tetap bergantung pada peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah. "Soal harga itu memang sudah ada batas bawah dan atas. Jadi untuk promo-promo kita juga tetap berpatokan pada peraturan pemerintah," ujarnya.

Namun ada yang menarik untuk dicermati, bagi Anda yang bepergian menggunakan Sriwijaya Air, Dedy mengatakan, Sriwijaya memberlakukan layanan service untuk penumpang dengan tiket gratis. "Ya kalau dua belas kali menggunakan Sriwijaya dalam satu tahun, dapat sekali gratis terbang," tuturnya.(tim)