Minggu, 05 November 2017, 19:15

Nekat, Dua Remaja Ini Seludupkan Ratusan Kilo Sabu Dan Ribuan Butir Ektasi

ACEH, POSMETRO.CO : Dua remaja ini memang benar-benar nekad. Masih muda sudah menjadi bagian dari jaringan internasional pengedar narkoba. Mereka berusaha menyelundupkan 133 kg sabu-sabu dan 8500 butir ekstasi dari Malaysia ke Indonesia melalui Aceh. Namun, usaha kedua remaja itu gagal, lantaran keburu terpergok Badan Nakortika Nasional (BNN0, Minggu (5/11).

Deputi Penindakan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, ratusan kilo sabu yang dibungkus kemasan teh dan ribuan pil ekstasi itu disita petugas BNN dari tangan dua orang sindikat narkotika jaringan internasional di dua tempat berbeda.

"BNN berhasil menangkap jaringan narkotika internasional Malaysia -Aceh dengan total barang bukti 133 kg narkotika jenis sabu dan 8.500 pil ekstasi dari tangan dua tersangka," ujar Irjen Arman Depari dalam keterangannya yang diterima, Minggu (5/11).

Arman mengungkapkan, kedua tersangka yang berhasil ditangkap adalah Abidar, 18, diamankan di Jalan Medan - Banda Aceh, Kabupateb Aceh Tamiang, dan Rahmad Ahyan, 20, yang ditangkap di Dusun Tanjung Mulia Kelurahan Alue Dua Muka,  Idi Rayeuk, Aceh Timur. Keduanya ditangkap pada Sabtu (4/11) dan Minggu (5/11) dinihari.

Tersangkan penyelundupan sabu dan ekstasi

Terangka Ahyan, 18, beserta barang buktinya (istimewa)

"Dari tangan Abidar barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan sebanyak 30 bungkus diperkirakan seberat 30 kg. Sedangkan dari tersangka Rahmad Ahyan barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu 133 kg dan satu bungkus ekstasi berisi 8.500 butir," jelasnya.

Arman menjelaskan, pengungkapan kasus penyelundupan dan peredaran narkotika ini berawal dari informasi yang diperoleh BNN, bahwa akan ada transaksi narkotika yang akan dilakukan secara berpindah tempat.

Saat diselidiki ternyata informasi tersebut benar dan dilakukan penangkapan saat tersangka melakukan transaksi. Saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha kabur dengan mobil Honda Jazz BK 1200 GO. Petugas lun melakukan pengejaran. Saat di tengah jalan tersangka mengalami kecelakaan dan mobilnya masuk parit, petugas langsung meringkus satu orang tersangka.

Sementara itu tersangkalainnya melarikan diri. saat dilakukan Penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika di dalam mobil. Kemudian dilakukan pengembangan dan diketahui ada narkotika dimasukan dari wilayah Malaysia ke wilayah RI melalui jalur laut dengan menggunakan kapal nelayan yang berangkat  dari pelabuhan Idi  Rayeuk ke Malaysia.

"Saat penggerebekan di rumah Marzuki ditemukan barang bukti narkotika sabu sejumlah 133 Kg ditambah satu bungkus ekstasi di sembunyikan dengan cara di kubur di dalam perkarangan rumah," papar Arman.

Meski berhasil menangkap dua pengedar narkoba muda itu, namun BNN masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya. Selain barang bukti  sabu dan ribuan pil ekstasi. Petugas juga menyita tiga unit mobil terdiri dari satu unit Honda Jazz dan dua unit Toyota Avanza, lalu dua unit sepeda motor, dan dua buah ponsel.(bew/JPC)